Progres Perbaikan Lapangan Stadion 29 November Sampit Sudah Segini

perbaikan lapangan stadion 29 november
PERBAIKAN: Lapangan sepak bola Stadion 29 November Sampit sedang dalam tahap perbaikan, Kamis (1/9). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Perbaikan lapangan sepak bola Stadion 29 November Sampit terus digenjot. Perkembangan terbaru, tahap perbaikan saat ini sudah mencapai 40 persen. Pekerjaan perbaikan ini diharapkan bisa selesai pada November mendatang sebagaimana yang ditargetkan.

”Sudah banyak perkembangan untuk perbaikan lapangan sepak bola. Sudah sekitar 40 persen perkembangannya. Harapan kami, November nanti sudah selesai seratus persen,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim Wim RK Benung, Kamis (1/9).

Bacaan Lainnya

Dia menuturkan, saat ini tahap perbaikan sudah masuk kegiatan membuka saluran drainase untuk lapangan sepak bola. Sejumlah alat juga telah didatangkan untuk menunjang pekerjaan tersebut.

”Sudah datang untuk pelapisnya berupa karet dan persiapan untuk drainase,” ucapnya.

Wim berharap dengan pengawasan yang baik, lapangan sepak bola Stadion 29 November Sampit betul-betul bisa digunakan sesuai harapan, yakni untuk digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023 mendatang.

Baca Juga :  Pria di Baamang Ini Sembunyikan Sabu di Pipa, Lah Tetap Ketahuan

Dia optimistis pekerjaan tersebut bisa rampung sesuai target, yakni November mendatang. Bahkan, jika melihat perkembangan yang ada saat ini, Wim yakin pekerjaan tersebut bisa selesai lebih cepat dari yang ditargetkan.

”Kalau melihat perkembangannya, kami optimis target itu bisa dicapai. Bahkan mungkin lebih cepat dari itu,” ujarnya.

Terhadap pekerjaan perbaikan tersebut, pihaknya tetap terus melakukan pengawasan. Baik dari sisi pengawas, pihak konsultan, maupun dari dinas terkait.

”Kami tetap mengawasi pekerjaan tersebut, agar jangan sampai yang kami harapkan tidak sesuai kenyataannya, karena besar sekali harapan masyarakat penggunaan olahraga agar stadion kita ini betul-betul dapat dimanfaatkan untuk lapangan yang mempunyai standar nasional,” katanya.

Pos terkait