Sejak Januari, Sudah Ada 77 Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

pemusnahan sabu
DILARUTKAN: Pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu, dari tersangka pengedar narkoba, di Polres Kotim belum lama tadi. (Dok.Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.com – Periode Januari – Juni 2024, Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim) sudah menangkap 77 orang yang terlibat jadi pengedar narkoba.

Diungkapkan Kasatres Narkoba Polres Kotim AKP Bagus Winarmoko, dari 77 orang yang diamankan itu, pihaknya berhasil menyita 610 bungkus sabu.”Kalau ditimbang, 610 bungkus paket sabu tersebut mencapai 2 kilogram,”ujarnya, Sabtu (15/6/2024) siang kemarin.

Bacaan Lainnya

Selain sabu, Polisi juga telah berhasil menyita 114,43 gram ganja, yang sebelumnya telah diselundupkan melalui salah satu ekspedisi yang ada di Kota Sampit.

Bagus menambahkan, bahwa rata-rata pengedar narkoba yang ditangkap berusia 30 hingga ke atas 40 tahun. Sebagian banyak merupakan mantan narapidana alias residivis.

”Selama 6 bulan terkahir, kami sudah berhasil mengungkap 71 kasus narkoba. Dan pengungkapan ini adalah cara terakhir kami dalam memerangi narkoba,” tegasnya.

Baca Juga :  Tidak Penuhi Unsur Pelanggaran, Status Pelaporan Golkar Dihentikan 

Sementara itu sebelumnya, menjelang maraknya pengiriman sapi atau hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha, Satuan Reserse Narkoba Polres Kotim mengintensifkan penjagaan untuk mencegah masuknya peredaran narkoba di wilayah ini.

”Saat ini kami turut mengawasi masuknya hewan kurban ke Kotim,” tegas Bagus Winarmoko.

Menurutnya, tak menutup kemungkinan para pelaku menyelundupkan barang haram tersebut melalui hewan kurban yang dikirim ke Kabupaten Kotim.”Kami akan terus tingkatkan patroli ke pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kotim, khususnya mengawasi hewan kurban yang masuk ke Kotim,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya ada mengendus penyelundupan narkoba dengan jumlah yang cukup besar. ”Seluruh personel sudah diperintahkan untuk menyelidiki informasi tersebut. Tidak hanya lewat pelabuhan, tapi semua jalur kami pantau,” tegas Bagus Winarmoko. (sir/gus)



Pos terkait