Sepekan Terakhir, Francesco Bagnaia Menjadi Sensasi di MotoGP

Pembalap Ducati Francesco Bagnaia (kiri) berada di depan Marc Marquez pada MotoGP Aragon 2021. (Lluis Gene/AFP )

Francesco ”Pecco” Bagnaia sudah menjadi sensasi pada balapan MotoGP sepekan terakhir.

Kesuksesannya berdiri di podium teratas pada GP Aragon Minggu (12/9) menjadi sinyal ancaman bagi pembalap lainnya. Ya, Pecco berpotensi menguasai podium lagi. Terlebih, akhir pekan ini dia ”pulang” ke Misano dalam GP San Marino.

Di sirkuit yang bernama lengkap Misano World Circuit Marco Simoncelli itu, Pecco ingin meneruskan sensasinya.

”Victory di Aragon Minggu lalu luar biasa dan memberiku energi untuk menjalani balapan kedua di kandang kami di Misano,” koar pembalap Ducati Lenovo Team itu seperti dilansir Pone.

Di Aragon, Pecco mencatat waktu 41 menit 44,422 detik. Dia unggul 0,673 detik atas pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez. Nah, bertarung di kandang sendiri, Pecco menyebut dirinya punya banyak faktor pendukung untuk kembali menduduki podium pertama.

”Ini (Misano) adalah trek balapan yang saya sukai dan di sini saya sering berlatih dengan Panigale V4 S,” ungkap pembalap 24 tahun tersebut.

Bedanya, jika Panigale V4 S punya kemampuan silinder 1.103 cc, Desmosedici GP21 yang dipakai para pembalap Ducati musim ini, termasuk Pecco, berkapasitas 1.000 cc.

Pembalap yang juga murid juara dunia tujuh kali Valentino Rossi itu menyatakan bahwa dirinya dan Ducati Desmosedici sudah makin nyaman.

”Musim lalu saya juga meraih podium pertamaku di sini (Misano),” kenang Pecco. Musim lalu dia duduk di podium kedua setelah kalah oleh sesama rider dari Italia yang juga murid Rossi, Franco Morbidelli.

Tetapi, dari situ Pecco mendapat banyak modal berharga sebelum melahap aspal Misano lagi akhir pekan ini. Sebab, dia masih tercatat sebagai pemegang kecepatan tertinggi (top speed) di Misano.

Dia membukukan catatan 301,6 kilometer per jam. Selain itu, Pecco masih tercatat sebagai rider dengan catatan lap tercepat di Misano dengan 1 menit 32,319 detik.

Faktor-faktor itulah yang membuat Pecco berambisi back-to-back naik podium teratas lagi. ”Saya bertekad untuk memenanginya lagi di depan semua penggemar di Misano,” klaim pembalap yang baru menginjak musim ketiga membalap di kelas MotoGP itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *