Sidak Pekerjaan yang Rawan tidak Selesai Tepat Waktu

Sidak Pembangunan Ruang Komisi DPRD Lamandau
SIDAK: Anggota Komisi III DPRD Lamandau melaksakana sidak pembangunan gedung komisi DPRD Lamandau. Dari kiri Bakar Sutomo, Martinus Maka, Herianto dan Siti Hajar.

NANGA  BULIK – Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap program pemerintah diakhir tahun 2021 Komisi III DPRD Kabupaten Lamandau melakukan inspeksi mendadak (sidak) atas pekerjaan pembangunan ruang Komisi DPRD Kabupaten Lamandau. Pasalnya, sudah menjelang tutup tahun 2021 pekerjaan pembangunan gedung tersebut terlihat masih belum selesai. Sesuai kontrak harusnya pekerjaan selesai tanggal 20 Desember, namun kemudian pekerjaan di adenddum hingga 27 Desember mendatang.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lamandau Bakar Sutomo berharap kegiatan tahun 2021 dapat selesai tepat waktu dengan kualitas pekerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan. “Hal ini penting, karena masih ada ditemukan kegiatan pekerjaan tahun anggaran 2021 yang tidak selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan sesuai kontrak,” cetusnya.

Senada, anggota Komisi III lainnya Siti Hajar menegaskan agar terhadap pelaksana kegiatan yang masih belum mampu melaksanakan kegiatan sebagaimana standar dan waktu yang tertuang dalam kontrak,  agar dinas teknis terkait dapat melaksanakan tindakan dan prosedur yang sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahkan lebih jauh menjatuhkan sanksi jika memang diperlukan.

Baca Juga :  Fraksi Gerindra Soroti Bantuan Keagamaan di Lamandau

Diketahui tahun ini pemerintah membangun gedung baru untuk ruang komisi DPRD dengan anggaran sekitar Rp 2,7 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk biaya penerapan SMKK (standar managemen keselamatan kerja), pekerjaan pendahuluan, pekerjaan tanah dan pondasi, pekerjaan beton bertulang sampai pada tiang dan dak lantai atas.

Rencana bangunan bertingkat dua lantai dengan ukuran kurang lebih  25 x 60 meter. Di bawah sebagai ruang kerja anggota DPRD dan lantai atas sebagai ruang aula rapat komisi. Diperkirakan sampai selesai akan menelan anggaran sekitar Rp 9 miliar yang akan dianggarkan dalam tiga tahun anggaran. Dari papan informasi proyeknya, proyek ini dikerjakan oleh CV Rajawali Surya Sejati selama 95 hari kalender dari tanggal 17 September sampai 20 Desember. (mex)

Pos terkait