Terdesak Perlu Uang, Karyawan Bengkel di Sampit Bawa Kabur Motor Majikan

curanmor
Ilustrasi Curanmor/Jawa Pos Radar Bromo

SAMPIT, radarsampit.com – Apes nasib Arip Endra Arianto, setelah melarikan motor milik majikannya sendiri. Hal itu terjadi ketika ia masih bekerja di bengkel milik Puguh di Jalan Sudirman kilometer 1,5 Sampit.

Hal itu dilakukannya lantaran terdesak tidak punya uang untuk dikirim kepada kerabatnya di Pulau Jawa.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya Arip pun dipolisikan dan sudah sampai tahap persidangan di Pengadilan Negeri Sampit. Ia didakwa melakukan  tindak pidana pencurian.

Menurut jaksa penuntut umum (JPU) pada persidangan tersebut, aksi itu dilakukan hari Rabu 27 September 2023. Terdakwa yang merupakan montir, sempat berbincang dengan Puguh yang merupakan majikannya.

Setelah selesai berbincang, lalu korban  masuk ke dalam rumahnya yang bersebelahan dengan bengkel miliknya dan meninggalkan terdakwa di dalam bengkel tersebut, karena sebelumnya terdakwa selalu tidur di bengkel.

Dari pengakuannya, terdakwa yang sedang tidak memiliki cukup uang untuk dikirim kepada keluarganya terus berpikir dan tidak dapat tidur, hingga tercetuslah niatnya untuk mengambil  sepeda motor. Seketika dia bergegas bangun dari tidurnya, lalu beraksi mengambil sepeda motor tersebut.

Baca Juga :  Kotim Bisa Dirugikan secara Fiskal Jika Aturan Ini Tak segera Dibuat

Selanjutnya, merasa berhasil  membawa sepeda motor tersebut menuju ke arah luar Kota Sampit, sekira jam 08.00 WIB setelah beristirahat,  lalu terdakwa menuju ke pasar di areal Desa Sebabi Kecamatan Telawang.

Di sana ia mulai menawarkan hasil curian itu kepada orang-orang yang tidak dikenal.  Namun, lantaran ia tak dapat menunjukkan kelengkapan surat motor itu, maka barang tersebut tidak laku.

Kemudian lanjut JPU, terdakwa kembali menuju Sampit dengan membawa motor itu, dan ia pun mencari pekerjaan dan tidak kembali ke bengkel. Kemudian setelah mendapatkan pekerjaan, ia masih menggunakan motor tersebut.

Namun apes baginya, saat terdakwa hendak bekerja lalu berhenti di warung di sekitar Jalan Pemuda Sampit  untuk membeli rokok, korban  secara tidak sengaja melihat terdakwa dari kejauhan dan mengejarnya, hingga bekas anak buahnya itu berhasil diamankan.



Pos terkait