TRAGIS!!! Sumur Maut Cabut Nyawa Tiga Warga Seruyan

Tewas Hirup gas Beracun saat Bersihkan Sumur, 1,5 Jam Baru Dievakuasi

SUMUR MAUT: Penampakan sumur yang merenggut nyawa tiga warga Desa Kalang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Seruyan, Minggu (10/4). (IST/RADAR SAMPIT)

KUALA PEMBUANG – Tiga warga Desa Kalang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Seruyan, meninggal dunia saat membersihkan sebuah sumur di wilayah itu, Minggu (10/4). Ketiganya diduga tewas akibat menghirup gas beracun saat di dalam sumur.

Kapolres Seruyan AKBP Gatot Istanto melalui Kapolsek Seruyan Tengah AKP GS Rahail mengatakan, insiden itu berawal saat ketiga korban, yakni Bambang (27), Diro (25), dan Pera (21), membersihkan sumur. Sekitar setengah jam, air sumur tersebut surut.

Bacaan Lainnya

Bambang turun ke bawah membersihkan sumur yang kotor tersebut. Namun, saat tiba di dasar, tubuh Bambang tiba-tiba lemas. Dia kemudian pingsan.

Melihat itu, Hermansyah memberanikan masuk. Namun, tak berselang lama, dia kembali naik untuk menyelamatkan diri lantaran tidak kuat menghirup gas beracun.

Bambang yang masih berada di dasar, membuat Pera dan Diro terpaksa menyusul turun untuk menyelamatkannya. Alih-alih menyelamatkan rekannya, keduanya mengalami nasib yang sama. Mereka tak kunjung keluar dari dalam sumur.

Baca Juga :  Beberapa Hari Tak Kelihatan, Pria Ini Ternyata Tewas di Mes Karyawan

”Keduanya turun untuk menyelamatkan Bambang, tetapi tidak bisa juga. Malahan ikutan pingsan. Ketiganya terkurung di dalam sumur. Kurang lebih 1,5 jam baru bisa dikeluarkan dari sumur,” kata Rahail.

Kapolsek Seruyan Tengah menuturkan, ketiga korban berhasil dievakusi dalam keadaan sudah meninggal dunia. Namun, ketiganya sempat dibawa ke puskesmas setempat untuk memastikan secara medisnya.

”Diperkirakan meninggal saat di TKP, tapi untuk memastikan secara medis dibawa ke puskesmas,” ujarnya.

Kepala Desa Kalang Puma Wijaya membenarkan kejadian nahas yang menimpa ketiga warganya. ”Ketiganya sempat dibawa ke Puskesmas Sandul untuk diberi pengobatan medis, tapi nyawanya tidak bisa ditolong,” tandasnya. (hen/ign)

Pos terkait