Mahasiswa UPR Ditemukan Tewas Membusuk di Rawa-Rawa, Temuan Helm jadi Petunjuk Awal

mayat upr
EVAKUASI : Petugas mengevakuasi mayat pria dari kawasan rawa-rawa di Jalan G Obos Ujung, Kota Palangka Raya, Jumat (9/1/2026). FOTO: DODI/RADAR SAMPIT

Radarsampit.com – Warga di sekitar Jalan G Obos Ujung, Kota Palangka Raya, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di kawasan rawa-rawa, Jumat (9/1/2026). Korban diketahui bernama Abdi Saputra (25), warga Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalteng.

Abdi merupakan mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), jurusan Bimbingan dan Konseling. Berdasarkan kondisi jasad, korban diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Bacaan Lainnya

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ardi, yang saat itu melintas di sekitar lokasi. Awalnya, saksi melihat sebuah helm tergeletak di dekat area rawa. Namun saat didekati, ia justru melihat sesosok tubuh manusia mengambang di genangan air.

“Saya rencananya mau ngambil helm, tapi malah melihat mayat mengambang. Karena takut, saya langsung lari sambil teriak dan melapor ke warga,” ujar Ardi.

Informasi penemuan mayat itu dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar. Lokasi kejadian berada di kawasan rawa yang tergenang air, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Petugas Polresta Palangka Raya bersama tim relawan segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Jasad korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan medis berupa visum et repertum.

Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya, Iptu Helmi Hamdani, mengatakan pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian korban.

“Penyebab kematian belum dapat kami pastikan. Saat ini masih menunggu hasil visum maupun autopsi dari dokter forensik,” jelas Helmi.

Dari hasil pemeriksaan sementara di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Barang-barang tersebut antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z, satu unit telepon genggam iPhone 11, serta satu botol minuman keras merek Mix Max.

Hingga saat ini, jasad korban masih berada di rumah sakit untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis guna mengungkap penyebab kematian korban.

Pos terkait