Tragisnya!!! Kena Covid-19, Penjual Roti Bakar Meninggal di Barak

positif Covid-19
DIEVAKUASI: Penjual roti bakar Aep Saefudin dievakuasi dari barak di Jalan Pemuda Kelurahan Madurejo, Pangkalan Bun, Kamis (1/7). (FOTO: RINDUWAN/RADAR SAMPIT)

PANGKALAN BUN – Aep Saifudin ditemukan meninggal dunia di barak Jalan Pemuda RT 20 Kelurahan Madurejo, Pangkalan Bun, Kamis (1/7). Petugas kesehatan menyatakan Aep positif Covid-19 berdasarkan rapid test antigen.

Korban ditemukan meninggal di barak oleh temannya kemarin pukul 15.00 WIB. Aep merupakan warga Kabupaten Majalengka Jawa Barat yang merantau ke Pangkalan Bun untuk berjualan roti bakar. Dia biasanya mangkal di sekitar Bundaran Pancasila.

Bacaan Lainnya

Saat istri di Kabupaten Majalengka mencoba menghubungi Aep, ternyata tidak bisa. Istri meminta temannya yang ada di Pangkalan Bun untuk menengok barak.

Saat dihampiri, barak dikunci dari dalam. Teman korban melihat dari jendela, ternyata Aep di dalam dengan posisi terlentang.   Selanjutnya teman korban menghubungi Dwi selaku pemilik barak untuk membongkar paksa jendela dengan disaksikan ketua RT.

Saat masuk, ternyata korban sudah tidak bernyawa. Selanjutnya Ketua RT menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Kelurahan Madurejo.

Baca Juga :  Percepat Kekebalan Kelompok di Kapuas

Bhabinkamtibmas Kelurahan Madurejo  Bambang yang tiba di lokasi langsung menghubungi petugas kesehatan. Sekitar pukul 15.15 WIB, petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Kita tidak berani untuk memegang. Jadi kita tunggu petugas medis untuk memeriksa langsung,” kata Bambang.

Setelah dr Mahadi melakukan rapid test antigen,  korban ternyata positif Covid-19. Selanjutnya korban dievakuasi untuk  dibawa ke Rumah Sakit Umum Dearah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit. Penanganannya juga sesuai protokol kesehatan,” jelasnya. (rin/yit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *