SAMPIT – Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merencanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Kunker tersebut untuk koordinasi sekaligus menyampaikan usulan prioritas program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Kotim yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023.
Rencana kunjungan kerja ke DPR RI ini telah disampaikan Halikinnor sejak pertengahan Maret lalu. Pada awal Maret, Bupati Kotim Halikinnor telah bertemu langsung dengan Anggota DPR RI dapil Kalteng Iwan Kurniawan dan beberapa kali melakukan komunikasi via zoom dengan Willy M Yoseph yang merupakan Anggota Komisi VII membidangi energi, riset, dan teknologi. Dari pertemuan dan komunikasi itu, Halikinnor berharap para anggota DPR RI bisa memfasilitasi pihaknya untuk bisa bertemu dengan para menteri.
“Kita akan melakukan pendekatan untuk pembangunan di Kotim agar APBN bisa masuk ke wilayah ini, salah satunya memperjuangkan jaringan listrik agar bisa masuk ke seluruh desa yang belum teraliri listrik di Kotim,” tuturnya.
Menurut Halikinnor, pertemuan secara langsung dengan anggota dewan harus dilakukan, agar anggota DPR RI dapil Kalteng bisa memperhatikan kabupaten ini.
Halikinnor menyampaikan, pembangunan daerah tidak akan bisa meningkat jika hanya mengandalkan APBD. Perlu kepiawaian pemerintah daerah untuk melobi pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar mengucurkan program pembangunan yang bisa dilaksanakan di Kotim.
“Komunikasi langsung sangat penting untuk percepatan program pembangunan,” tambahnya.
Memperjuangkan usulan untuk kabupaten kata Halikinnor tidak bisa dengan cara yang biasa atau hanya menunggu, tetapi harus berusaha keras dengan berbagai upaya agar lebih dilihat, didengar dan diprioritaskan.
Menurutnya, pembangunan di daerah tidak hanya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten dan provinsi, tapi juga APBN.
Halikinnor gencar melakukan berbagai pendekatan dengan anggota DPRD Provinsi, DPR RI, hingga berdialog dengan Kementerian seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, akan berbeda jika yang memperjuangkan usulan untuk daerah langsung dilakukan oleh kepala daerahnya. “Dari situ orang akan melihat keseriusan kita dalam memperjuangkan pembangunan di daerah,” tuturnya.
Pelaksanaan kunjungan kerja direncanakan pada 29 sampai 30 Maret 2022. Kunjungan kerja dipimpin langsung Bupati, dengan membawa Asisten Pemerintahan Setda Kotim, sejumlah kepala dinas, kepala badan, serta beberapa kepala bagian di lingkup Pemkab Kotim.
Berkaitan dengan hal tersebut Halikinnor meminta kepada kepala dinas yang mengikuti kegiatan tersebut membawa bahan atau data prioritas program dan kegiatan pembangunan yang telah diusulkan melalui sumber dana APBN tahun 2023.
Halikinnor optimis berbagai upaya pendekatan yang dia lakukan bersama dengan SOPD terkait akan membuahkan hasil untuk Kotim. “Semua upaya yang dilakukan ini untuk kepentingan pembangunan daerah,” pungkasnya. (yn/yit)








