Antisipasi Lonjakan Penumpang Kapal, Pemkab Kotim Bakal Siapkan Tempat Menginap

rakor lintas instansi
RAKOR: Pemkab Kotim menggelar rapat koordinasi lintas sektoral terkait persiapan arus mudik angkutan Lebaran 2023 di Aula Lantai II Kantor Pemkab Kotim, Senin (3/4). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Lonjakan penumpang kapal yang mudik melalui jalur laut berpotensi terjadi pada arus mudik Lebaran 1444 Hijriah. Dalam tiga pekan jelang Lebaran, terminal Pelabuhan Sampit dipastikan ramai dipenuhi para penumpang yang mudik ke Pulau Jawa.

Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di sekitar Terminal Pelabuhan Sampit, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal menyediakan tempat di dua lokasi, yaitu Gedung Diklat Pramuka dibelakang Dinas Perpustaakan dan Kearsipan Daerah Kotim dan di Kawasan Islamic Center.

Bacaan Lainnya
Pasang Iklan

”Penumpukkan penumpang kemungkinan bisa terjadi, meskipun jadwal sudah ditetapkan, tetapi karyawan perusahaan yang ingin mudik biasanya tidak menginap di losmen atau hotel, mereka lebih memilih menunggu jadwal keberangkatan di Pelabuhan Sampit. Karena itu saya ingin agar sanitasi ketersediaan air bersih, toilet, tenda lebih diperhatikan dan kami perlu tahu bagaimana KSOP mengantisipasinya,” kata Halikinnor saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan arus mudik angkutan Lebaran 2023 di Aula Lantai II Kantor Pemkab Kotim, Senin (3/4).

Baca Juga :  Ketika Bupati Kotim Berikan Kuliah Umum di UMSA (2-Habis)

Dalam hal ini, Halikinnor berencana akan memfasilitasi calon penumpang agar dapat beristirahat dengan aman dan nyaman. ”Kendala yang dihadapi apabila naik kapal itu biasanya bisa sering diluar perhitungan jadwal keberangkatan karena kapal harus menunggu pasang surut untuk bisa berlayar. Karena itu, apabila ada calon penumpang yang ingin menginap kita bisa saja memberikan tempat di Gedung Diklat Pramuka yang dulu juga pernah digunakan. Disitu bisa menampung 50-100 penumpang dan sudah lengkap dengan WC-nya,” ujarnya.

”Kalau tenda untuk penumpang beristirahat tidak cukup, pemerintah daerah siap bantu antisipasi apabila penumpang membludak, jadi apabila memang diperlukan kita bisa saja siapkan mereka tempat menginap di Kawasan Islamic Center,” tambahnya.

Dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Kepala KSOP Kelas III Sampit, Kapolres Kotim, Dandim 1015, Kepala Bandara Haji Asan Sampit, Kadishub Kotim, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotim, BPS Kotim, Bulog Cabang Sampit dan sejumlah SOPD terkait juga membahas terkait kemungkinan terjadinya kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran.



Pos terkait