Awal Ramadan, Aksi Para Remaja Ini Digagalkan

Balap Liar,Polres Barito Selatan
Personel patroli Subuh Polres Barsel berhasil mengamankan dan menertibkan sejumlah remaja yang hendak melakukan balapan liar, Minggu (3/4) dini hari di Jalan Ki Hajar Dewantara, Buntok.(istimewa)

BARITO SELATAN – Libur sekolah awal Ramadan 1443 Hijriah bukannya dimanfaatkan dengan rasa antusias beribadah, sejumlah remaja malah mengisinya dengan aksi balapan liar (bali) yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Untungnya, aksi tersebut berhasil diantisipasi dan digagalkan oleh Personel patroli Subuh Polres Barito Selatan, dengan cara mengamankan dan menertibkan sejumlah remaja yang hendak  melakukan balapan liar, Minggu (3/4) dini hari. Aksi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) itu dipusatkan di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kota Buntok.

Hasilnya sejumlah remaja bersama beberapa sepeda motor mereka, diangkut ke Mapolres setempat.

Kapolres Barsel AKBP Yusfandi Usman mengatakan, patroli subuh yang memang merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap harinya, namun saat memasuki bulan Ramadan intensitasnya lebih ditingkatkan lagi.

”Saat ini mereka sudah diamankan untuk didata dan diperiksa sesuai aturan yang berlaku. Tim kami akan terus gencar mengantisipasi hal tersebut,” ujarnya.

Yusfandi Usman juga menegaskan, pihaknya juga terus berupaya untuk menciptakan suasana aman dan tertib di tengah-tengah masyarakat khususnya di bulan Ramadan.Dengan melaksanakan patroli dan pengamanan ibadah Salat Tarawih di sejumlah masjid.

Baca Juga :  Ini Peringatan Keras Kapolda untuk Anggota Polres

“Polres Barsel bersama menjamin rasa aman untuk seluruh masyarakat, salah satu bentuknya adalah dengan menempatkan personel Polri untuk berpatroli dan berjaga pada lokasi pelaksanaan ibadah,” imbuhnya.

Dalam memberikan rasa aman untuk masyarakat, lanjutnya, personel diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan situasi sekitar, terlebih dengan sesuatu hal yang gerak geriknya mencurigakan.

“Kita terus bergerak untuk masyarakat. Saya juga sudah melakukan pengukuhan CRT (Crisis Response Team) dan inovasi Poltar (Polisi Tarawih) dalam mengamankan rangkaian ibadah bulan suci Ramadan 1443 H,” tegas Yusfandi.

Dia menambahkan, sebagai personel Kepolisian, pihaknya tidak boleh beranggapan bahwa situasi selalu kondusif, terutama dalam setiap kegiatan ibadah keagamaan, Polri harus hadir mengawal serta memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat.

Pos terkait