Pastikan Ketersediaan Daging Beku Aman, Ada Segini Stoknya

memastikan ketersediaan stok daging beku aman hingga menjelang Lebaran
DIPASTIKAN AMAN: Bulog memastikan ketersediaan daging beku di Kotim aman sampai jelang Ramadan. (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), memastikan ketersediaan stok daging beku aman hingga menjelang Lebaran.

”Saat ini stok daging kerbau masih ada enam ton. Rencananya sekitar minggu kedua April ini akan didatangkan lagi sebanyak 10 ton dan disusul minggu ketiga 10 ton. Insya Allah, ketersediaan stok daging aman hingga menjelang Lebaran,” kata Rony Hadianto, Kepala Perum Bulog Cabang Sampit, Kotim.

Bacaan Lainnya

Rony mengatakan, biasanya menjelang Lebaran, permintaan terhadap kebutuhan daging meningkat. Hal itu disebabkan selisih harga yang cukup jauh antara daging kerbau dengan daging sapi yang dijual di Pasar Tradisional Sampit.

”Harga daging kerbau impor tidak ada kenaikan, masih tetap Rp 80 ribu per kg. Harga ini jauh lebih murah dengan daging sapi yang dijual di kisaran Rp 130 ribu-135 ribu per kg. Biasanya mendekati Lebaran, harga daging mengalami kenaikan, karena tingginya permintaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Deretan Ruko Dilahap Si Jago Merah

Rony mengatakan, dalam sebulan Bulog bisa menjual hingga 3,5 ton, bahkan lebih. Order daging terkadang bisa dua hingga empat kali.

”Daging kerbau cukup banyak peminatnya. Ada yang membeli untuk keperluan konsumsi sendiri dan ada juga yang untuk keperluan usaha,” ujarnya.

Selain daging beku, Bulog cabang Sampit juga menyediakan stok beras dalam negeri asal Provinsi Kalteng yang saat ini tersedia 460 ton dan beras asal Sulawesi Selatan sebanyak 191 ton, serta gula pasir sebanyak 15 ton.

Rony menambahkan, per 1 April 2022 Bulog telah mengumumkan adanya kenaikan harga gula. Dari yang tadinya Rp 13.500 menjadi Rp 14.500 per kg. Hal itu disebabkan gula dikenakan pajak 11 persen dari sebelumnya bebas pajak.

Dengan kenaikan harga gula di Bulog, maka harga dipasaran diperkirakan akan mengalami kenaikan diatas harga Rp 14.500 per kg.

Pos terkait