AWAS!!! Banyak ”Ranjau” Berbahaya di Jalan Lingkar Selatan

SURVEI LOKASI: Dishub Kotim bersama Satlantas Polres Kotim saat memantau kondisi jalan rusak di jalur lingkar selatan Kota Sampit, Senin (8/11) lalu. (IST/RADAR SAMPIT)

Dinas PUPRKP menyatakan kesiapannya menurunkan alat berat dan penanganan penimbunan agregat kelas B. ”Dari Dinas PU sudah siap apabila perusahaan yang menyumbang agregat. Ini tinggal koordinasinya saja lagi. Dari pengusahanya, setiap kali lewat misalkan sumbang Rp 50 ribu, uang itu dikumpulkan untuk beli agregat dan materialnya diserahkan ke PU agar dapat segera ditangani,” tandasnya. (hgn/ign)

Pos terkait