NANGA BULIK, radarsampit.com – Tingginya intensitas hujan di wilayah hulu Kabupaten Lamandau membuat sejumlah desa terendam.
Kepala BPBD Kabupaten Lamandau Hendikel membeberkan, tim BPBD melakukan monitoring banjir di jalan penghubung Desa Sekoban dan Desa Samu Jaya sepanjang 200 meter.
Padahal jalan tersebut merupakan akses utama yang biasa digunakan masyarakat maupun pelajar.
Mengingat pada saat ini memasuki jadwal ulangan, Camat Lamandau bermohon untuk bantuan perahu sebagai alat transportasi penyeberangan untuk anak sekolah.
“Sehingga kemarin langsung kita lakukan pendistribusian satu unit perahu dolvine untuk alat transportasi siswa menuju sekolah,” ucapnya.
Rabu (5/6/2024) pagi, tampak perahu tersebut langsung digunakan oleh anak-anak yang berangkat sekolah. Mereka tampak senang karena tetap bisa berangkat sekolah meski jalan menuju sekolah mereka terendam banjir cukup dalam.
Dalam kesempatan ini Hendikel juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk lebih waspada. Airiman air dari hulu diprediksi juga akan meningkatkan tinggi muka air sungai yang bisa merendam pemukiman warga. (mex/yit)