Bupati Kotim Lepas Rombongan Indonesia Max Owner

Jalankan Misi Kibarkan Bendera di Aruk Perbatasan Malaysia

tourgabnas ke 4 imo (hgn) 2
TOURGABNAS IMO: Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor melepas rombongan rider IMO di Taman Kota Sampit menuju Aruk perbatasan Kalbar - Malaysia, Senin (15/8).

“Touring itu melelahkan, tetapi menyenangkan. Saya pernah perjalanan naik trail kepedalaman dan itu memang perjalanan yang luar biasa. Makan ikan kering dipadang rumput saja nikmatnya melebihi makan daging sapi Australia,” tambahnya.

Halikinnor juga salut dengan salah satu rider IMO yang menarik perhatiannya. Dialah Bupati Tojo Una-Una (Touna), Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Lahay yang juga ikut dalam tourgabnas IMO. Usianya yang sudah melebihi 60 tahun tak menjadi pantangan baginya untuk berkelana menempuh perjalanan menggunakan kendaraan motor. Sosoknya masih terlihat begitu energik, bahkan dua ajudan dan tiga pejabat yang ikut mengawal perjalanannya juga kewalahan meimbangi kecepatan Lahay yang bisa menempuh perjalanan dengan kecepatan 140 km per jam saat melewati perjalanan dari Banjarmasin menuju Palangka Raya.

Bacaan Lainnya

“Saya salut dengan Bupati Touna yang juga bagian dari anggota IMO, usia 61 tahun yang masih tetap energik dan tetap enjoy mengikuti tourgabnas. Jujur, saya dengan hati terbuka sangat senang bisa saling mengenal anggota IMO dari berbagai nusantara yang hadir malam ini. Kalau tidak melalui tourgabnas ke Kalimantan, mungkin kita tidak bisa berjumpa langsung dengan Bupati Touna,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Lansia di Kotim Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Bupati Touna Mohammad Lahay juga menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada Pemkab Kotim khususnya Bupati Kotim yang telah menyambut kedatangan IMO.

“Terima kasih atas pelayanannya Pak. Berapa kali saya keliling dan singgah ke berbagai kota belum pernah dijamu di Rujab.Saya pikir tidak mungkinlah, Bupati mau menyambut anak jalanan seperti kami. Ternyata, setelah menempuh perjalanan 36 km dan singgah salat Magrib dari Palangka Raya menuju Sampit, ada terima kabar. Pak Bupati Kotim menunggu, rasanya seperti mimpi saja,” ucap Mohammad Lahay.

Pos terkait