Cegah Stunting melalui Program Bedah Rumah

ilustrasi bedah rumah
Ilustrasi Bedah Rumah. (net)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun ini kembali akan melakukan pembenahan terhadap rumah tidak layak huni (RTLH). Program itu dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas permukiman warga.

”Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang rumahnya perlu diperbaiki,” kata Kepala Dinas Perkimtan Erlin Hardi, Selasa (24/1).

Bacaan Lainnya

Dia tak merinci jumlah rumah yang akan dibenahi. Hanya saja, kegiatan tersebut menyesuaikan ketersediaan anggaran. Pelaksanaannya tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Program itu juga menyasar pada pemenuhan standar kebutuhan kesehatan.

”Hal ini sesuai visi dan misi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, sebagai salah satu bentuk pencegahan dan pengentasan masalah stunting dilihat dari segi  pembangunan infrastruktur dan perumahan yang layak untuk masyarakat. Dengan adanya program bedah RTLH ini, kami siapkan agar masyarakat, baik orang tua maupun anak-anak bisa menghuni rumah yang layak,” ucapnya.

Baca Juga :  WOW!!! Gubernur Kalteng Bantu Rp 1 Juta Per CJH

Dia menambahkan, dengan adanya rumah yang layak dari sisi konstruksi dan standar kesehatan,  akan membawa dampak baik bagi perkembangan tubuh kembang anak dan menjaga imunitas. Terutama di masa pandemi.

”Lewat program ini, kami mengharapkan dapat membantu penanganan stunting yang dilaksanakan dengan mewujudkan hunian yang layak, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak. Berkaca dari tahun 2022 lalu, kami telah membangun 54 unit rumah layak huni yang tersebar di kabupaten atau kota,” ujarnya.

Dia menambahkan, program bedah RTLH menjadi salah satu hal penting dan perlu dilaksanakan guna meminimalisir kasus stunting di Kalteng. Persoalan stunting tidak hanya terkait asupan gizi, namun juga soal hidup sehat.

Pos terkait