Diberi Bimbingan Rohani, ASN Kotim Harus Ikhlas Mengabdi

bimbingan rohani islam asn kotim
SIRAMAN ROHANI: Pembinaan mental rohani ASN beragama Islam di ruang rapat lantai 2 Setda Kotim, Rabu (23/11). (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali melaksanakan pembinaan mental rohani bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kotim. Kali ini kegiatan pembinaan rohani ditujukan bagi ASN beragama Islam, di ruang lantai 2 Setda Kotim, Rabu (23/11).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Kotim Halikinnor yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Najmi Fuadi. Dia mengatakan, siraman rohani digelar sebagai salah satu bentuk implementasi dalam pengembangan pola pikir dan budaya kerja, serta profesionalisme kerja dalam mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

”Sehingga ASN Pemkab Kotim dapat memotivasi diri untuk ikhlas mengabdi, sadar akan tugas dan fungsinya, serta bertanggung jawab dengan amanah yang diemban sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai pelayan masyarakat, lanjutnya, ASN diharapkan mempunyai akhlak yang baik dan terpuji sebagaimana teladan Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, dapat menjalankan tugasnya dengan baik sesuai aturan.

Baca Juga :  Penegasan Penting Bupati Kotim terhadap PNS

”ASN di lingkungan Pemkab Kotim memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan bagi kepentingan seluruh masyarakat di Kotim,” tegasnya.

Dia melanjutkan, siraman rohani merupakan salah satu program rutin dalam rangka memberikan pembinaan keagamaan bagi anggota Korpri di lingkungan Pemkab Kotim.

”Diharapkan dengan adanya siraman rohani ini dapat memperkuat iman dan takwa setiap ASN di Kotim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk tetap dekat kepada Allah SWT,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Najmi berharap acara siraman rohani untuk ASN ke depannya agar lebih ditingkatkan dan dapat dihadiri lebih banyak ASN.

Pos terkait