Dua Kilogram Sabu dan 943 Butir Ekstasi Gagal Masuk Kalteng

Polisi Bongkar Jaringan Malaysia 

narkoba 2
JARINGAN NARKOBA: Polres Lamandau kembali mendapat tangkapan besar. Mereka menggagalkan peredaran narkoba lintas provinsi dengan menangkap tiga orang tersangka yakni Rusmansyah alias Arman (33), Retno(24), dan Johan Yonathan(38). (Ria Mekar/Radar Sampit)

“Dalam pengungkapan ini diamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dalam dua kemasan dengan berat kotor masing-masing 1.029,78 gram dan 1.025,37 gram, 4 bungkus plastik berisi butiran pil berbentuk tablet dengan total jumlah utuh 943 butir dan sisanya berbentuk pecahan/serbuk, jumlah total semua berat kotor 452,15 gram, 1 buah rangkaian alat hisap sabu yaitu botol kecil, pipet kaca dan pipet plastik warna putih, 2 buah gumpalan lakban warna coklat, 2 buah bungkus plastik bungkus tes merek Qing Shan, 1 buah salon mobil warna hitam, 1 buah obeng dan 1 unit mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor Polisi KB 1153 XX,” terangnya.

Hasil penelusuran, narkoba tersebut berasal dari Malaysia. Namun jaringan ini cukup licin, karena baik penjual, kurir, maupun pembeli sama-sama tidak pernah bertatap muka dan hanya berhubungan lewat telepon. Setelah transaksi berhasil biasanya langsung ganti nomor handphone.

“Mereka bertiga mengaku sebagai kurir dengan upah Rp 10 juta perkilogram. Dan ini adalah pengiriman kedua mereka,” tambahnya.

Atas perbuatannya tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotikadengan ancaman pidana hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun. (mex/sla)

Baca Juga :  RSSI Pangkalan Bun Kekurangan Dokter Spesialis 

 

 

Pos terkait