Gawat! Pesisir Kumai Terus Membara

KARHUTLA KOBAR
KARHUTLA: Kondisi Karhutla di Dusun Pialun, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Kamis (28/9/2023) malam. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin menjadi-jadi. Kebakaran bukan hanya di dalam kota, tapi juga terjadi hingga ke desa dan sepanjang pesisir Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Tim gabungan hingga hari ke-11 ini belum berhasil memadamkan karhutla di Desa Kubu, Desa Sungai Bakau, dan Desa Keraya di pesisir Kumai. Bahkan api sejak tadi malam semakin memerah membuat warga ketakutan.

Bacaan Lainnya

Sementara kebakaran hutan dan lahan di Desa Kumpai Batu Atas, Kumpai Batu Bawah, Dusun Pialun Kelurahan Mendawai, serta beberapa titik lainnya di Kota Pangkalan Bun telah berhasil dipadamkan tim gabungan.

Ketua Balakar Huma Singgah Itah, Mendawai Sanusi, mengatakan bahwa  saat ini karhutla yang masih belum padam ada di pesisir Kumai, seperti Desa Kubu, Bakau dan Keraya, lantaran kepala api sudah terlalu jauh dan akses begitu sulit. “Pesisir belum padam, tapi KBA, KBB, Pialun dan beberapa titik lainnya sudah berhasil dipadamkan tim gabungan,” terangnya Jumat (29/9/2023).

Baca Juga :  Bawang dan Telur Naik, Pengusaha Kuliner Menjerit

Sementara itu di Kecamatan Kotawaringin Lama, karhutla hingga hari ini masih terjadi, begitu pula di Desa Pangkalan 1 Kecamatan Kumai. “Pemadaman di Kotawaringin Lama masih diupayakan oleh MPA, namun sepertinya sulit dipadamkan,” terangnya.

Sementara itu, akibat karhutla yang semakin masif terjadi, kabut asap sudah beberapa hari masih menyelimuti Kota Pangkalan Bun dan sekitarnya meski ketebalan kabut hanya dirasakan pada pagi hari dan semakin siang semakin menipis. Kondisi tersebut mengancam masyarakat terpapar infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) akibat menghirup asap.

Kepala Dinas Kesehatan Achmad Rois mengatakan belum ada warga yang dirawat serius, namun kondisi saat ini sudah mulai dikeluhkan oleh masyarakat. Dia mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. “Selain itu perbanyak mengkonsumsi air putih dan makan buah-buahan, agar stamina dapat terjaga dengan baik,” imbuhnya.

Ia juga menyarankan agar masyarakat mengenakan masker bila keluar rumah dan Dinkes Kobar juga berupaya meningkatkan peran layanan kesehatan seperti puskesmas untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.



Pos terkait