H-2 Lebaran jadi Puncak Arus Mudik, Sudah 8.453 Pemudik Tinggalkan Kalteng

kapal laut
ARUS MUDIK : Penumpang meninggalkan Pelabuhan Sampit menaiki KM Kelimutu menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (5/4/2024) siang. (HENY/RADARSAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Angkutan penumpang kapal pada arus mudik Lebaran tahun ini di Pelabuhan Sampit diperkirakan akan mengalami puncaknya pada H-2 Lebaran. Selama musim mudik yang dimulai H-15, sudah 8.453 orang yang bertolak dari Sampit melalui jalur laut.

Pergerakan pemudik akan berlanjut pada Minggu (7/4/2024). KM Kirana I milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) akan bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pukul 00.00 WIB. Pada hari yang sama, pukul 13.00 WIB KM Kirana III akan berlayar menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Bacaan Lainnya

Sehari setelahnya, Senin (8/4/2024), pukul 14.00 WIB, KM Lawit milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Sampit ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

”Pada keberangkatan 8 April 2024, rencananya akan dilepas secara seremoni oleh Bupati Kotim untuk 500 kuota penumpang gratis dari Kemenhub yang dilayani menggunakan kapal PT Pelni,” kata Kepala KSOP Kelas III Sampit Mohammad Hermawan melalui Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan KSOP Kelas III Sampit Gusti Muchlis, Jumat (5/4/2024).

Baca Juga :  Karpet Merah Politik untuk Putra Bos Properti Sampit

Memasuki H-5 Lebaran 1445 Hijriah,  per 5 April 2024 dijadwalkan keberangkaatn KM Kelimutu tujuan Sampit-Semarang pukul 13.00 WIB. ”Jumlah penumpang turun kemarin sebanyak 454 penumpang. Sementara yang berangkat 1.404 penumpang,” ujar Muchlis yang juga Ketua Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 1445 Hijriah.

Sejak H-15 hingga H-5 arus mudik Lebaran, tercatat ada 6.998 penumpang kapal yang turun dan 8.453 penumpang yang berangkat menggunakan kapal laut di Pelabuhan Sampit.

”Masih ada 2 call keberangkatan lagi dari PT DLU yang dilaporkan ke kami. Tiket sudah terjual habis sesuai kapasitas muatan kapal dan satu call lagi dari PT Pelni yang akan dijadwalkan berangkat. Untuk tiket kapal dari PT Pelni dikabarkan masih tersedia, karena kapasitas muatan lebih banyak dan juga mendapatkan dispensasi tambahan penumpang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Polairud Polda Kalteng AKBP Edy Siswanto mengatakan, situasi kapal yang melayani penumpang di Pelabuhan Sampit aman terkendali.



Pos terkait