Jalur Vital di Kalteng Ini Lumpuh Total

Banjir yang merendam jalur vital penghubung
TERJANG BANJIR: Sebuah mobil berusaha melintas di jalan wilayah Desa Penda Barania yang terendam banjir. (IST/RADAR SAMPIT)

PULANG PISAU – Banjir yang merendam jalur vital penghubung antarkabupaten di wilayah Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, melumpuhkan akses transportasi darat. Debit air yang terus bertambah, membuat semua kendaraan tak bisa melintas.

Ketinggian air di jalan penghubung Palangka Raya – Gunung Mas dan wilayah Barito itu mencapai 140 centimeter dengan panjang jalan yang tergenang air sepanjang empat kilometer, Selasa (16/11).

Bacaan Lainnya

”Kami bersama Polsek Kahayan Tengah, Polres Pulpis, dan intansi terkait lainnya terpaksa menutup total jalur yang tergenang air untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Tinggi banjir sudah mencapai 140 cm,” kata Camat Kahayan Tengah Siswo, Selasa (16/11).

Sementara itu, aparat kepolisian mengimbau pengguna jalan, baik roda dua hingga roda enam, agar menunda sementara perjalanan. Meski jalan terendam banjir, sejumlah masyarakat masih bisa melintas menggunakan kelotok yang disiapkan warga maupun Pemerintah Kecamatan dan Polsek setempat.

Baca Juga :  PARAH!!! Oknum Pegawai Dishub Palangka Raya Diduga Pukul Warga gara-gara Masalah Parkir

Sebagai informasi, keberadaan Jalan Trans Kalimantan tersebut sangat vital bagi masyarakat, terutama di Kabupaten Gunung Mas. Sejumlah bahan kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak, dipasok melalui jalur tersebut. Jalan itu tercatat sudah beberapa kali diterjang banjir tahun ini. Jembatan layang yang dibangun pemerintah, masih dalam penyelesaian. (der/ign)

Pos terkait