Jemaat Membeludak, Peringatan Jumat Agung di Sampit Lancar

ibadah jumat agung
IBADAH: Umat Kristiani di Sampit melaksanakan ibadah Jumat Agung di Gereja Maranatha Sampit, Jumat (7/4). (RADO/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Sejumlah gereja di Kota Sampit dipadati umat Nasrani untuk memperingati hari Jumat Agung, Jumat (7/4). Meski ibadah itu dilaksanakan beberapa kali sesi, jemaat meluber hingga keluar ruangan gereja.

Peringatan Jumat Agung dilaksanakan setelah Kamis Putih dan sebelum Minggu Paskah (9/4), yang diisi dengan tradisi ziarah ke pemakaman. Jumat Agung merupakan peringatan umat Kristiani pada penderitaan dan eksekusi Yesus, sedangkan Paskah merupakan  hari kebangkitan.

Bacaan Lainnya

Adapun agenda perayaan Jumat Agung, dimulai dari berpuasa hingga menghadiri kebaktian untuk mendengarkan khotbah, memanjatkan doa, perjamuan kudus, dan menyanyikan lagu pujian. Perayaan tahun ini lebih ramai dibanding sebelumnya.

Salah satu Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Sampit, Dody, mengaku agak kaget melihat banyaknya jemaat yang hadir setelah beberapa tahun terakhir dihantam pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Nasib Guru Mesum Tergantung Ketegasan Bupati Kotim

”Tadi juga tidak dapat kursi, karena saya datangnya sudah tepat jam tujuh pagi. Saya mengira karena jadwalnya ada tiga kali, jadi tidak membeludak. Ternyata salah,” katanya.

Pantauan Radar Sampit, salah satu gereja yang dipadati, yakni Gereja Maranatha di Jalan S Parman. Gereja legendaris di Sampit dengan arsitektur luar negeri ini dipadati ratusan jemaat. Bahkan, lantai dua gereja terisi penuh.

”Mungkin ini tahun kedua boleh beribadah secara tatap muka. Kalau tahun 2022 masih pakai masker dan waswas. Sekarang semuanya sudah kembali seperti semula sebelum pandemi,” kata dia.

Pelaksanaan ibadah di gereja mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Polres Kotim.  Petugas pengamanan sejak pagi berjaga sampai jemaat bubar. Ibadah dilaksanakan beberapa sesi sejak pukul 06.00 WIB, 07.00 WIB, 09.00 WIB, dan pukul 16.00 WIB. (ang/ign)



Pos terkait