Kembangkan Pariwisata di Kotawaringin Barat

Astra Agro Sumbangkan 4 Ekor Kuda Tunggang

Kembangkan Pariwisata di Kotawaringin Barat Astra Agro Sumbangkan 4 Ekor Kuda Tunggang
BANTUAN PARIWISATA: Sekda Kobar Suyanto menerima 4 kuda tunggang dari Astra Group Tbk Area Kalteng di halaman kantor Bupati Kobar, Jumat (26/11). (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menerima empat ekor kuda dari PT Astra Agro Group Tbk Area Kalimantan Tengah. Bantuan itu guna mendukung pengembangan sektor pariwisata di kabupaten setempat.

Empat ekor kuda oleh Community Development Area Manager (CDAM) PT Astra Group, Triyanto itu diterima oleh Sekda Kotawaringin Barat Suyanto yang mewakili Bupati Kobar Hj Nurhidayah, di halaman kantor Bupati Kobar, Jumat (26/11).

Menurut Suyanto kuda-kuda tersebut nantinya akan diserahkan kepada masyarakat di Desa Pangkalan Dewa serta Desa Pangkalan Tiga, di kecamatan Pangkalan Lada. “Bantuan kuda tersebut dapat menjadi nilai tambah serta daya tarik bagi pengunjung yang datang ke objek wisata yang dikelola oleh desa,” harapnya.

Kadis Pariwisata Kobar, Wahyudi melanjutkan 4 kuda tunggang untuk menunjang pariwisata desa merupakan hal yang baru di Kotawaringin Barat. Lokasi embung di Desa Pangkalan Tiga yang sudah ditata sedemikian rupa, dinilai sangat cocok bila ditambah dengan keberadaan kuda tunggang.

“Untuk menikmati embung dengan berkeliling embung tidak mungkin dilalui dengan kendaraan bermotor, jadi sangat cocok bila menikmati pemandangan dengan menunggang kuda,” katanya.

Baca Juga :  Puluhan Korban Kebakaran Kumai Mengungsi

CDAM PT Astra Group Kalteng Triyanto menambahkan keberadaan kuda-kuda di objek wisata diharapkan dapat menggeliatkan pariwisata di Kobar yang sempat terpuruk selama Pandemi Covid-19. Dukungan bantuan kuda tersebut sebagai wujud sinergitas yang terjalin dengan baik selama ini bersama pemerintah daerah setempat.

Agar kuda-kuda yang diberikan dapat terawat dengan baik dan diperhatikan kesehatannya maka Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta penyuluh lapangan dapat berkoordinasi di lapangan. “Kuda tersebut kita harapkan dapat dirawat dengan baik dan mampu memberikan nilai tambah bagi pengembangan wisata Kobar,” katanya. (sla)

 

 

 

Pos terkait