Korban Banjir Nanga Bulik Mulai Mengungsi

banjir lamandau
Pantau Banjir: Tim BPBD Lamandau saat mendatangi kawasan terdampak banjir di Kota Nanga Bulik. Sejumlah warga kota mulai mengungsi akibat banjir di kawasan tersebut.

NANGA BULIK, RadarSampit.com – Warga Kota Nanga Bulik yang tinggal di daerah rawan banjir mulai was-was. Karena saat ini sebagian rumah penduduk kota mulai terendam banjir. Sementara di wilayah hulu terpantau beberapa desa telah kebanjiran, sehingga diprediksi daerah hilir seperti Kota Nanga Bulik akan menerima kiriman banjir dari hulu.

Tim BPBD Lamandau mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil patroli pemantauan dan evaluasi dampak banjir ada beberapa titik banjir yang terdapat di Kota Nanga Bulik.

Bacaan Lainnya

Di Jalan Ahamd Yani RT 12A terdapat 2 KK 6 jiwa terdampak dengan ketinggian air kurang lebih 50 cm. Kemudian di Jalan Gaharu RT.12A terdampak sebanyak  4 KK, 15 jiwa dengan ketinggian air sekitar 40 cm.

Selanjutnya di belakang SMK 2 RT 10B terdampak 3 KK, 11 jiwa. Karena ketinggian air mencapai 80 cm ada yang harus mengungsi ke rumah tetangga. Selain itu di Gang Samaliba RT 10A (belakang CU) juga terdampak sebanyak 7 KK, 25 jiwa dengan ketinggian air antara 70-80 cm.

Baca Juga :  Lamandau Keluarkan Peringatan Waspada Banjir dan Longsor

Kemudian di komplek RT 8B ada 3 KK dengan 7 jiwa yang terdampak karena ketinggian air sekitar 50 cm. Untuk BTN Samaliba berpotensi terdampak karena air sudah mendekati pemukiman, begitupula dengan komplek SLB dan pemilik usaha moulding di sekitarnya.

“Ada beberapa tim yang kita turunkan untuk mengecek korban banjir. Ada yang ke desa-desa, ada pula yang di kota Nanga Bulik dengan target patroli merupakan lokasi yang sering mengalami Banjir,” terang Edison Dewel, Kepala Pelaksana BPBD lamandau.

Tim patroli diturunkan ke lokasi guna memantau dan mendata korban. Selanjutnya akan dibuat laporan untuk tindak lanjut.

Pos terkait