Sementara itu, rapat yang digelar merespons aksi tidak membuahkan hasil, karena akan ada pertemuan lanjutan dengan Bupati Kotim untuk menyikapi persoalan tersebut. Kapolres Kotim AKBP Sarpani menyatakan, pihaknya tidak bisa main-main. Semuanya akan dibicarakan dalam forum tersebut. Apalagi tim yang turun melakukan cek ke Kotim beberapa waktu lalu dari Mabes Polri.
Catatan Radar Sampit, persoalan tersebut juga pernah dibahas unsur Forkopimda Kotim pada 24 November 2021 lalu. Namun, tak ada solusi mengenai mengenai penambangan ilegal meski dampaknya berantai. Perwakilan Polres Kotim saat itu menegaskan, polisi tetap mengacu aturan. Pihaknya tak berwenang mengambil kebijakan lain di luar ketentuan. Kendati dilakukan, tak ada jaminan pengusaha galian C ilegal bebas dari jerat hukum. (ang/sir/ign)