Momen Terbaik Laga Klasik

Arema FC vs Persebaya Surabaya

persebaya,Arema FC vs Persebaya Surabaya

SOLO – Tidak akan ada penonton di stadion. Venue-nya pun bukan di Malang atau Surabaya. Namun, laga Arema FC versus Persebaya Surabaya tetaplah menjanjikan kesengitan khas rivalitas klasik.

Apalagi, duel mereka malam ini di Stadion Manahan, Solo, dihelat ketika dua tim asal Jawa Timur itu berada di tren positif. Singo Edan –julukan Arema– belum terkalahkan dalam empat laga terakhir, menang tiga kali dan sekali imbang. Begitu pun Persebaya yang memetik hasil yang sama di jumlah laga yang sama.

Sampai sepuluh pertandingan terakhir di BRI Liga 1, Persebaya mencetak 17 gol, tim kedua dengan gol terbanyak di bawah Persib Bandung yang mengoleksi dua gol lebih banyak. Sementara itu, Arema FC memegang catatan sebagai tim kedua yang kebobolan sedikit dengan tujuh gol saja. Tepat di bawah PSIS Semarang yang baru enam kali kebobolan.

Ketajaman yang akan berhadapan dengan soliditas. Dengan materi pemain yang merata di semua lini. Mulai kiper sampai striker. Karena itu pula, pelatih Persebaya Aji Santoso sadar betul jalan yang dilalui untuk menuntaskan seri kedua dengan kemenangan bakal terjal. ”Arema dalam kondisi bagus, tapi begitu juga kami,” jelasnya.

Baca Juga :  Rumah Judi Gigit Jari

Ujian bagi Persebaya datang dari tidak penuhnya kekuatan mereka. Striker impornya, Jose Wilkson, tidak akan bisa bermain karena cedera di otot paha kanan setelah melawan Persiraja Banda Aceh (31/10). Johan Yoga yang memiliki gaya permainan mirip penyerang asal Brasil itu mungkin menjadi pengganti.

”Tapi, kami beruntung Bruno Moreira sudah bisa dimainkan,” kata Aji. Moreira memang tidak bermain dalam tiga pertandingan terakhir Persebaya akibat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Namun, malam nanti dia sudah bisa diturunkan. Aji berharap banyak agar winger asal Brasil itu bisa jadi pembeda di lapangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.