Pemudik Jalur Darat Waspadai Kawasan Rawan Kecelakaan

mudik
RAKOR: Sejumlah pihak terkait menggelar rapat koordinasi terkait persiapan menghadapi arus mudik di Kalteng, Senin (1/4/2024) di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Palangka Raya. (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Arus mudik tahun ini disemua moda transportasi diperkirakan meningkat. Khusus jalur darat, pemudik diimbau mewaspadai jalur rawan kecelakaan. Selain itu, mengutamakan keselamatan untuk menghindari tragedi jalanan yang bisa berakibat kematian.

Pesan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Operasi Talabang Ketupat 2024 yang diikuti Polda Kalteng, Pemprov Kalteng, TNI, BNNP, dan sejumlah pihak lainnya. Kegiatan dilaksanakan di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Senin (1/4/2024).

Bacaan Lainnya

Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto mengatakan, rapat digelar untuk kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Kalteng. Pihaknya telah mendirikan 51 pos pelayanan untuk memperlancar proses mudik dan meminimalisir kecelakaan serta kriminalitas.

Menurut Djoko, berdasarkan catatan pemetaan pada 2023 dibandingkan 2022, angka kriminalitas, gangguan kamtibmas, dan kecelakaan meningkat. Potensi kerawanan di wilayah Kalteng terbagi menjadi 14 kabupaten dan kota. Palangka Raya menjadi pusat ke berbagai wilayah kabupaten terkait kerawanan.

Baca Juga :  Kafenya Dituding Sarang LGBT, Pemilik: Jangan Menyimpulkan tanpa Menemukan Kebenarannya

”Sebagai upaya mencegah penumpukan kendaraan saat mudik, Polda Kalteng menyiapkan program mudik gratis. Saya berharap perayaan Idulfitri 1445 Hijriah berjalan aman, indah, nyaman, dan lancar,” katanya.

Djoko menuturkan, pos pengamanan Idulfitri akan dibangun di sejumlah titik. ”Keberadaan pos pengamanan tentunya bisa menekan gangguan kamtibmas, seperti kecelakaan, tindak kejahatan, pencurian, dan lain sebagainya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy mengatakan, arus mudik di Kalteng diprediksi meningkat 17 persen dari tahun sebelumnya atau sekitar 157 ribu orang. Paling banyak menggunakan moda transportasi laut.

Untuk jalur darat, lanjutnya, pergerakan paling banyak menuju arah Sampit dan Pangkalan Bun. Di sisi lain, akan ada program mudik gratis dengan tujuan Palangka Raya – Pangkalan Bun dan Palangka Raya – Banjarmasin.

Dia mengimbau masyarakat agar saat mudik benar-benar melakukan persiapan, termasuk kendaraan dan kondisi kesehatan. ”Kami akan terus mengingatkan masyarakat. Termasuk dalam pengawasan feri penyeberangan di seluruh Kalteng. Kami harapkan semoga tidak terjadi hal-hal tak diinginkan,” katanya.



Pos terkait