Pendaftaran Makin Dekat, Bakal Calon Peserta Pilkada Kotim Makin Gencar Berburu Koalisi

Nasdem Sebut Ada Bakal Calon Terkesan Main-Main 

pilkada ilustrasi
Ilustrasi Pilkada 2024. (Afif/Antara)

SAMPIT, radarsampit.com – Gerilya politik sejumlah bakal calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur kian meningkat. Bahkan, dinamika untuk mencari mitra koalisi semakin mencair. Salah satu bakal calon, Jhon Krisli mengaku tengah berjuang mendapatkan tiket untuk maju dan bertarung bersama calon lainnya.

”Sejauh ini kami berupaya dan berusaha mengkonsolidasikan serta mengomunikasikan partai yang sudah kami jalin untuk memiliki kesamaan dapat mengusung calon sendiri di Pilkada Kotim,” kata Jhon, Rabu (19/6/2024).

Bacaan Lainnya

Jhon mengaku telah berkoordinasi dengan Golkar, Demokrat, Nasdem, PKB, PDIP, dan Gerindra. Untuk mengusung calon dan wakilnya, harus memilik kursi minimal delapan di DPRD Kotim.

”Kalau mau jadi kontestan, harus berjuang. Setidaknya ada dua sampai tiga partai yang berkoalisi untuk mencukupi minimal sembilan kursi untuk bisa mengusung,” kata Jhon.

Jhon optimistis bisa melenggang mulus bertarung dalam pilkada. Apalagi hasil survei internal yang dilakukan timnya memiliki persentasi meyakinkan untuk bertarung menghadapi petahana, Halikinnor-Irawati.

Baca Juga :  Program Berkah Ramadan Tahap Kedua Diundi, Ini Para Pemenangnya

Terpisah, Ketua DPD Nasdem Kotim Ansen Tue mengatakan, pihaknya memang telah menjalin koordinasi dan komunikasi dengan beberapa bakal calon. Namun, dia melihat ada calon yang tidak serius dan terkesan hanya main-main.

”Kami pada intinya mau berkolaborasi untuk mencari sosok dan figur yang berani bertarung, memiliki kemampuan yang bisa dipertaruhkan, serta bukan yang main-main, karena Nasdem pada dasarnya mencari mitra koalisi yang sejatinya mengusung calon yang bisa menang,” kata Ansen Tue tanpa menyebutkan sosok yang dimaksud.

Menurutnya, peta perpolitikan saat ini sangat dinamis. Belum ada koalisi yang permanen dibangun. Semuanya bisa berubah, apalagi menjelang pendaftaran di KPU pada Agustus mendatang.

”Siapa pun yang ingin berkoalisi dengan Nasdem tentunya harus mampu mengomunikasikan di tingkat daerah, provinsi, hingga ketua umum untuk mendapatkan rekomendasi diusung,” kata Ansen.

Dia berharap Pilkada Kotim kali ini lebih berwarna. Petahana tak mendominasi dengan memborong banyak perahu politik guna menjegal lawannya.



Pos terkait