Perut Lapar, Tak Punya Uang, Rumah Tetangga Dibobol

tak punya uang rumah tetangga dibobol
MALING : Pemuda berusia 24 tahun berinisial S alias U warga Palangka Raya harus berhadapan dengan hukum lantaran melakukan pencurian di rumah tetangga sendiri. IST/RADAR PALANGKA

PALANGKA RAYA – Pemuda berusia 24 tahun berinisial S alias U harus berhadapan dengan hukum. Dia disangkakan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Warga Jalan Kalibata Induk itu diringkus tim Buser Polresta Palangka Raya karena melakukan pencurian barang berharga milik korban, D (23) yang juga warga Jalan Kalibata, pada Senin 6 September 2021 lalu.

Dari tangan pelaku, diamankan satu unit Ipad Mini Merek Iphone, satu buah cangkul dan tiga tabung gas ukuran 3 kilogram.

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Agung Gultom mengatakan, modus pelaku beraksi lantaran faktor ekonomi, dia akan menjual semua barang hasil pencurian tersebut dan hasil penjualan barang itu digunakan untuk kehidupan sehari – hari.

”Himpitan ekonomi faktornya. Kita sudah tetapkan tersangka dan dikenakan pasal 363 KUHP ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” katanya.

Gultom menguraikan, kejadian itu 6 September 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Tersangka dijemput temannya untuk jalan-jalan.  Sebelum beraksi keduanya menegak minum minuman keras, setelah selesai sekitar jam 00.00 WIB tersangka di antar pulang.

Baca Juga :  Innalillahi! Meninggal Selesai Menyantap Sate di Warung Makan

Saat dalam perjalanan pulang, muncul ide untuk mencuri lantaran perlu uang untuk makan besok harinya.Lalu tersangka berjalan kaki untuk mencari target dan dapati rumah kosong di Jalan Kalibata V.

Selanjutnya, melihat rumah itu kosong karena lampu depan yang hidup dan mati di bagian dalamnya mati.Lalu,tersangka kelilingi rumah tersebut dan mendapati cangkul, yang digunakan untuk mencongkel jendela belakang.

S masuk ke dalam rumah dan mengambil satu unit Ipad Mini Merk Apple warna hitam, yang diletakkan di kasur kamar. Kemudian, melihat ada pompa  air di luar rumah dan memotong pipa. Untuk mengelabui orang, barang – barang tersebut diletakkan di semak – semak dekat rumah korban.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *