Pesawat Terbatas, Sejumlah Pejabat Batal ke Sampit

Bandara H Asan Sampit
Foto udara Bandara H Asan Sampit, beberapa waktu lalu. (dok.radarsampit)

SAMPIT, RadarSampit.Com-Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, menginginkan agar landasan pesawat di Bandara H Asan Sampit bisa diperpanjang lagi di tahun 2024 mendatang. Dengan terbatasnya panjang landasan bandara selama ini,  berdampak terbatasnya maskapai penerbangan yang membuka rute, hingga mahalnya harga tiket pesawat.

Ia mengungkapkan baru-baru ini, lantaran  terbatasnya pesawat yang mendarati bandara tersebut, sampai-sampai ada beberapa pejabat penting membatalkan kunjungannya ke Kota Sampit.

Bacaan Lainnya

“Ini salah satu kendala, sehingga harapan kami dengan banyaknya investasi yang masuk, kebutuhan Kotim untuk sarana transportasi udara juga menjadi perhatian. Maka itu kita berharap bandara yang ada ini bisa diperlebar, diperpanjang landasannya. Sehingga kapasitasnya bisa menampung lebih banyak penumpang,”ujar Halikinnor, saat audiensi bersama Kepala Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan, tentang pengembangan Bandara H Asan Sampit, di rumah jabatan Bupati Kotim, Senin (29/5).

Baca Juga :  Kasus Bunuh Diri Marak di Wilayah Ini

Menurutnya, perpanjangan maupun pelebaran landasan pacu bandara berkaitan juga dengan lahan. Namun tegas Halikinnor,  sejauh untuk pengembangan kedepannya,  tidak ada kendala.

“Contoh, dengan penambahan kurang lebih 200 meter sudah cukup dilewati airbus A.320-200, tetapi persyaratan airbus itu harus lebar landasannya minimal 45 meter. Ujung trainingnya itu minimal 60-75 meter. Nah ini kan belum. Makanya nanti setelah ada kajian teknisnya oleh konsultan, mana lagi lahan-lahan yang perlu kami ganti rugi. Ini akan menjadi tanggung jawab pemkab,” terang Halikinnor.

Ia menguraikan, perpanjangan landasan pacu Bandara H Asan Sampit idealnya yakni  dari 2.060 meter menjadi 2.250. Terutama untuk mengakomodir, agar pesawat Airbus A 320-200, bisa mendarat di Sampit.(gus)



Pos terkait