Polres Kobar Proses Satu Tersangka Karhutla

tersangka karhutla
TERSANGKA KARHUTLA: Kapolres Kobar saat menunjukkan tersangka karhutla di Mapolres Kobar, Kamis (4/3).(RINDUWAN /RADAR PANGKALAN BUN )

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – Kepolisian Resor (Polres)  Kotawaringin Barat Kobar tetapkan satu tersangka penyebab kebakaran hutan dan lahan di kawasan jalan lintas Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. Sedikitnya ada lima hektare lahan yang terbakar pada kejadian di Bulan Februari lalu.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan bahwa tersangka Js merupakan penyebab kebakaran lahan yang terjadi pada Kamis (11/2) lalu.

Bacaan Lainnya

“Saat itu sekitar pukul 16.00 WIB tersangka membersihkan ilalang di lahannya. Ia juga menebang sejumlah pohon di lahan miliknya yang tergabung dalam Kelompok Tani Berasau IV di Gang Bahaum, kilometer 7 jalan lintas Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama,” ungkap Kapolres.

Selanjutnya tersangka juga membakar rumput kering dan juga menunggunya hingga padam. “Tersangka sempat bermalam di lokasi dengan mendirikan tenda sambil menunggui api. Setelah api padam langsung disiram air untuk memastikan padam,” kata Kapolres.

Baca Juga :  WTP Diharapkan Memacu Kinerja ASN di Kotim

Namun ternyata api tidak sepenuhnya padam, karena kawasan itu merupakan lahan gambut, bara api diduga masih menyala di dalam tanah. Sampai akhirnya api kembali muncul saat tersangka pulang ke rumahnya pada Jumat (12/2). “Siang itu panas terik, hingga api di lahan tersangka muncul kembali. Kemunculan api diketahui pada sore hari dan berkobar besar,” terangnya.

Saat itu Babinkabtibnas Polsek Arsel yang mendapat informasi langsung menindaklanjuti kabar tersebut. Kapolsek dan anggota beserta Masyarakat Peduli Api (MPA) turun untuk melakukan pemadaman. Namun upaya tersebut terkendala karena lokasi cukup jauh dna menyulitkan proses pemadaman. “Setelah berusaha keras, semua tim datang ke lokasi dan membantu memadamkan api. Hingga luasan lahan yang terbakar di lokasi tersebut lima hektare,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.