Potensi Tambak Udang Vaname di Sukamara Cukup Besar

udang vaname
PANEN : Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, panen udang vaname. (dok.radar sampit)

SUKAMARA, radarsampit.com – Dokumen Detail Engineering Design (DED) kawasan tambak udang vaname di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah telah diterbitkan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Dengan adanya DED itu, maka dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan pembangunan tambak di wilayah-wilayah yang masuk kawasan potensial.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Sukamara Fandedi menyebutkan, jumlah kawasan perikanan yang masuk DED wilayah Kecamatan Jelai seluas 1041,52 hektare, tersebar di Sungai Bundung, Desa Sungai Baru, dan Kelurahan Jelai.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh disampaikan bahwa jika dilihat dari tingkat pemanfaatan lahan untuk aktivitas perikanan budidaya di Kabupaten Sukamara menunjukan potensi lahan kolam sebesar 2.661 hektare yang dimanfaatkan 243 hektare atau 9,13 persen.

Sedangkan potensi lahan tambak sebesar 2.832 hektare yang dimanfaatkan 832 hektare atau sebesar 29,37persen. Potensi Lahan Karamba dan KJA 1.465 hektare, dimanfaatkan 13,8 ha atau 0,94 persen.

Baca Juga :  Bundaran TMP Bumi Loka Sukamara Jadi Tongkrongan Warga

Dari ketiga sistem budidaya yang ada di Kabupaten Sukamara, potensi lahan tambak lebih besar dibanding dengan budidaya lainnya.
“Artinya kondisi itu menjadi potensial dikembangkan, dan DED bisa dijadikan rujukan pengembangan,” jelas Fandedi.

Terkait mengenai pertambakan ini, sebelumnya Bupati Sukamara Windu Subagio meminta leading sektor terkait membuat program pemberdayaan tambak-tambak milik masyarakat yang tidak produktif di wilayah pesisir pantai, sehingga bisa kembali dikelola dan menghasilkan. (fzr/fm)



Pos terkait