Rasio Eletrifikasi Lamandau Masih Rendah

Baru Mencapai 69,11 Persen

JARINGAN LISTRIK: Pekerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan perawatan pada jaringan listrik di kawasan Gatot Subroto, Jakrta, Rabu (4/8/2021). rasio elektrifikasi rumah tangga berlistrik di Kabupaten Lamandau yang masih cukup rendah yakni baru 68,84 persen. Di mana masih banyak desa-desa belum menikmati listrik. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

Sementara itu untuk menyalakan listrik di Desa Bukit Jaya dan Nanga Palikodan, PLN telah  menyelesaikan pembangunan jaringan distribusi listrik dikedua desa tersebut dengan panjang SUTM 14,45 kilometer yang ditunjang dua buah trafo distribusi dengan kapasitas masing-masing 50 KVA.

Jaringan distribusi tersebut terkoneksi dengan jaringan listrik milik Pemda Lamandau yang berlokasi di Desa Bukit Jaya, Sukamaju, Nuangan, dan Sumber Cahaya. Dengan masuknya listrik dikedua desa tersebut maka meningkatkan rasio elektrifikasi rumah tangga berlistrik menjadi 69,11 persen.

Bacaan Lainnya

“Untuk penyalaan listrik bagi desa yang sudah tersedia jaringannya akan berproses secara bertahap. Rencananya akan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Desa Nanga Palikodan sebanyak 62 pelanggan dan Desa Bukit Jaya sebanyak 611 pelanggan dengan daya rata-rata 900 VA,” bebernya.

Ia berharap ketersediaan listrik ini dapat mendorong perekonomian masyarakat, membuka lapangan pekerjaan baru, membantu anak-anak sekolah belajar, dan terbukanya akses informasi komunikasi di desa. “Karena energi itu mahal, maka bijak dan hematlah menggunakan listrik,” imbaunya. (mex/sla)

Baca Juga :  Puluhan Truk Pengangkut CPO Terjaring Razia Odol

Pos terkait