Realisasi Pendapatan APBN Lingkup KPPN Sampit Naik 97,73 Persen 

Hingga Periode Akhir Juli 2022

kppn sampit
PAPARAN: Kepala KPPN Sampit Deni Rusdijaman (tengah) menyampaikan paparan kinerja APBN Mini ALco Regional Kemenkeu Satu Sampit, Selasa (30/8). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Realisasi pendapatan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sampit yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Seruyan per 31 Juli 2022  tumbuh Rp 697,5 miliar atau 97,73 persen dibanding periode yang sama tahun 2021 (yoy).

Kepala KPPN Sampit Deni Rusdijaman (tengah) dalam paparannya saat press release kinerja APBN Mini ALCo (Asset&Liabilities Committee) Regional Kemenkeu Satu Sampit menyampaikan, untuk sektor Belanja Negara tumbuh Rp 108,68 miliar atau 19,33 persen (yoy), melanjutkan tren laju positif pertumbuhan ekonomi triwulan I 2022.

Bacaan Lainnya

“Kenaikan pendapatan APBN baik dari sisi perpajakan, bea keluar, dan penerimaan PNBP yang dibarengi dengan kenaikan laju belanja APBN dan APBD, menjadi tanda semakin bergairahnya aktivitas perkonomian di wilayah Kotim, Katingan, dan Seruyan,” ujarnya.

Sehubungan dengan piloting penguatan pengembangan peran KPPN melalui standarisasi kegiatan manajemen KPPN, salah satu penguatan dan pengembangan eksternal tugas dan fungsi KPPN adalah pelaksanaan Mini ALCo Regional berupa press release kinerja APBN dan perkembangan ekonomi di wilayah kerja KPPN, yang dihadiri oleh sejumlah instansi vertikal dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Cerita Mistik Mihing Penangkap Ikan dari Kalteng

Selain Kepala KPPN Sampit, paparan juga disampaikan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sampit Hasan Basri dan paparan dari perwakilan Bea Cukai Sampit.

“Sampai dengan akhir Juli 2022, realisasi Pendapatan APBN Lingkup KPPN Sampit mencapai Rp1.411,24 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp 697,5 miliar 97,73 persen (yoy),” sebutnya.

Pos terkait