Semua Kepentingan Terakomodasi, Paripurna DPRD Kotim Lancar

Ketegangan yang sempat terjadi di internal DPRD Kotim akhirnya kembali mencair
FOTO BERSAMA: Bupati Kotim Halikinnor bersama sejumlah anggota DPRD Kotim dan tokoh partai politik foto bersama usai pertemuan terbatas di Rujab Bupati Kotim membahas konflik AKD beberapa waktu lalu. (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Ketegangan yang sempat terjadi di internal DPRD Kotim akhirnya kembali mencair. Hal itu lantaran semua kepentingan para anggota dan fraksi terakomodasi melalui kesepakatan internal terkait penyusunan alat kelengkapan dewan (AKD).

Hal itu ditandai dengan lancarnya pelaksanaan rapat paripurna penyampaian masing-masing anggota fraksi serta pemilihan para pimpinan komisi dan AKD, Jumat (11/3).

Bacaan Lainnya

Hasil dari kesepatan itu, yakni Komisi I diketuai Rimbun (PDI Perjuangan), Wakil Ketua Anang Kapeliyus (Demokrat), dan Sekretaris Ardiansyah (PAN). Anggotanya Cici Desiliya (PDIP),  Jabiden Nadeak (Nasdem), Nadie (Golkar), Muhammad Abadi (PKB), Sutik (Gerindra), dan Hendra Sia (Perindo).

Komisi II diketuai Juliansyah (Gerindra), Wakil Ketua Agus Seruyantara (PDIP), Sekretaris Syahbana (Nasdem). Anggotanya Ary Dewar (Gerindra), Darmawati (Golkar),  Linda (Demokrat), Parimus (Demokrat),  Suprianto (PKS), dan Memey Wulandari (PKB).

Baca Juga :  NAH!!! Kerumunan Vaksinasi Dilaporkan ke Ombudsman

Komisi III diketuai Mariani (Golkar), Wakil Ketua Dadang H Syamsu (PAN), Sekretaris Sanidin (Gerindra). Anggota Riskon Fabiansyah (Golkar), Bardiansyah (PDIP), Megawati (PAN), dan Ramli (Nasdem).

Kemudian, Komisi IV diketuai Kurniawan Anwar (PAN), Wakil Ketua Bima Santoso, (PKB), dan Sekretaris Abdul Kadir (Golkar). Anggotanya Pardamean Gultom (Nasdem), Bunyamin (PAN), Handoyo J Wibowo (Demokrat), Paisal Darmasing (PDIP), Modika Latifa (PDIP), dan Rusmawati (Gerindra).

Untuk Bapemperda diketuai Handoyo J Wibowo (Demokrat) dan Badan Kehormatan diketuai Muhammad Abadi (PKB).

Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson mengatakan, dengan disepakatinya AKD tersebut, diharapkan lembaga itu bisa berjalan dengan baik. Penyampaian nama-nama itu dilakukan pascapelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) Memey Wulandari dari PKB.

”Dengan penyegaran buah dari kesepakatan bersama ini bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, khususnya untuk kepentingan konstituen masing-masing legislator,” kata Rinie.

Rinie menuturkan, dinamika di internal DPRD merupakan sebuah kewajaran. Namun, semuanya sudah selesai yang dibuktikannya dengan kata sepakat lintas parpol dan fraksi di DPRD Kotim.

Pos terkait