Sentra Perikanan di Desa Seri Ijum Raya Bantu Ekonomi Keluarga

bantuan bibit ikan
USAHA PERIKANAN: Pokdakan Desa Sei Ijum Raya Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kotim menerima bantuan bibit ikan patin, baru-baru tadi. (ISTIMEWA)

”Dengan mahalnya pakan ikan untuk kegiatan budidaya, mereka memanfaatkan ikan tangkapan nelayan yang tidak terpakai atau yang tidak layak dijual itu untuk bahan pengolahan pakan ikan di kolam. Upaya itu dapat menghemat biaya pembelian pakan untuk kegiatan budidaya ikan, karena kita tahu sekarang harga pakan ikan di pasaran cukup mahal sekali dan itu menjadi keluhan para pembudidaya ikan khususnya di wilayah Kotim,” katanya.

Karena itu, salah satu bentuk pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan setempat menekan pengeluaran untuk modal pembelian pakan para pembudidaya di Kotim adalah dengan membangun pabrik pakan di Sei Ijum Raya. ”Karena potensi bahan baku pembuatan pakan sangat mudah didapat di Sei Ijum, seperti ikan grabak atau ikan rucah, juga dedak hasil pertanian dari Desa Lampuyang,” terangnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Segini Pentingnya Digitalisasi untuk Pemerintahan Desa di Kotim

Lebih lanjut dikatakan, melalui program Lewu Lauk yang dicanangkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalteng, diharapkan bisa meningkatkan produksi perikanan khususnya di wilayah Kotim. ”Ada dua lokasi yg kita programkan melalui program Lewu Lauk, yaitu Kelurahan Pasir Putih dan Desa Sei Ijum Raya,” ucapnya.

Baru-baru tadi, total empat kelompok pembudidaya ikan yang ada di Kelurahan Pasir Putih dan Desa Sei Ijum Raya mendapatkan bantuan berupa bibit Patin dari DKP Provinsi Kalteng. Total 80 ribu bibit patin dan 6 ton pakan ikan yang diberikan.

”Ada empat kelompok penerima bantuan melalui program Lewu Lauk. Di Kelurahan Pasir Putih satu kelompok, Desa Sei Ijum Raya tiga kelompok. Masing-masing kelompok menerima 20 ribu bibit ikan patin dan pakan ikan sebanyak 1,5 ton untuk masing-masing kelompok,” katanya. (yn/ign)

 



Pos terkait