Setelah Belasan Tahun Johny Tangkere Pimpin Urusan Perizinan di Kotim (1)

Merintis dari Bawah, Sukses Raih Berbagai Penghargaan

perizinan
DIMUTASI: Johny Tangkere secara resmi menyerahkan jabatan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kotim kepada pejabat baru, Imam Subekti. (HENY/RADAR SAMPIT)

Selama 15 tahun Johny Tangkere memimpin instansi yang fokus menangani bidang perizinan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Sejak pekan lalu, dia resmi meninggalkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP). Kepergiannya dilepas tangis haru.

HENY, Sampit

Bacaan Lainnya

Puluhan pegawai sudah berkumpul di Aula Pertemuan Lantai II Kantor DPM PTSP Kotim. Mereka menunggu kehadiran pemimpin yang begitu disegani dan disayangi.

Usai menghadiri serah terima jabatan (sertijab) di Ruang Aula Pertemuan Lantai II Dinas Perhubungan Kotim, Johny langsung bergegas menuju Kantor DPM PTSP yang membesarkan namanya.

Johny Tangkere selama ini dikenal sangat lengket dengan jabatan sebagai Kepala DPM PTSP. Dia disebut-sebut sulit pindah dari dinas tersebut. Namun, Bupati Kotim Halikinnor menantangnya untuk memperbaiki program dan sistem pelayanan di Dinas Perhubungan Kotim.

”Saya sudah dikabari Pak Bupati sejak beberapa bulan lalu terkait kepindahan bertugas. Saya katakan, saya siap ditempatkan di manapun asalkan bukan di Dinas PUPRKP dan BPKAD,” kata Johny Tangkere.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Fakta Baru Tewasnya Pedagang Bahan Pokok di Kapuas

Dengan kelapangan hati, Johny meninggalkan kantor DPM PTSP yang sudah diperjuangkannya sejak 2005 silam. Mulai masih menjadi Kepala UPT hingga berganti menjadi Dinas DPM PTSP pada 2017 lalu, Johny dipercaya memimpin kantor yang identik dengan urusan perizinan itu.

”Saya senang bertugas di DPM PTSP dan saya percaya ini sudah kehendak Tuhan. Sebenarnya yang memberatkan saya bukan jabatannya, tapi kebersamaan bersama mereka yang sudah saya anggap seperti keluarga bagi saya,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.