Tangani Banjir di Gang Sempit, Dinas PUPRPRKP Kotim Bangun Drainase

semenisasi jalan gang rindang banua
SEMENISASI: Pekerjaan semenisasi jalan dan pembangunan drainase di Gang Rindang Setia yang masih dalam proses penyelesaian, Senin (3/10). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.comPersoalan banjir di Kota Sampit yang kerap terjadi di gang sempit selama belasan tahun akhirnya disikapi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara bertahap. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Kotim membangun drainase sekaligus peningkatan jalan di Gang Rindang Setia, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang.

Berdasarkan  papan proyek yang tertera di muara Gang Rindang Setia, sesuai perjanjian kontrak pekerjaan sudah mulai dikerjakan 11 Juli 2022 dan ditenggat selesai  7 November 2022 atau 120 hari kalendar. Program pengembangan permukiman di Gang Rindang Setia dikerjakan CV Helios dan Construkctors sebagai penyedia jasa dengan nilai kontrak sebesar Rp 355 juta.

Bacaan Lainnya

Pantauan Radar Sampit, jalan di Gang Rindang Setia sepanjang 336 meter sudah hampir selesai. Ada sekitar 60 meter lagi yang belum dicor atau semenisasi dan pembangunan drainase dari muara gang masuk Jalan Muchran Ali menuju arah Jalan Cristopel Mihing.

Baca Juga :  Banyak Ikan Ditemukan Mati, Ternyata Sungai Sampit Tercemar Ringan

Salah seorang pekerja, Nuril Anwar, mengatakan, ada tujuh orang yang dilibatkan menangani pekerjaan pengecoran hingga pembangunan drainase. Selama pekerjaan berlangsung, masyarakat tetap dapat melintas menggunakan motor di satu sisi jalan.

”Kami tidak menutup total jalan. Masyarakat tetap bisa melewati di salah satu sisi jalannya. Hanya empat hari terakhir ini, karena ada tumpukan material pasir dan batu koral yang menutupi hampir semua badan jalan,  sehingga mau tidak mau kami tutup sementara dari muara  gang masuk Jalan Cristopel Mihing. Masyarakat setempat yang tinggal di lingkungan ini untuk sementara hanya dapat menggunakan satu jalur masuk lewat Jalan Muchran Ali,” kata Nuril, Senin (3/10).

Pos terkait