Tenggealm di Sungai Kahayan, Pelajar Pulang Pisau Ditemukan Meninggal

tenggelam ditemukan
DITEMUKAN: Pelajar SMA di Pulang Pisau, Kalteng akhirnya ditemukan meninggal setelah tenggelam dan hilang selama 3 hari. (Istimewa/Basarnas)

PULANG PISAU, radarsampit.com – Pencarian hari ketiga Tim SAR Gabungan membuahkan hasil. Korban tenggelam Dimas Saputra (17) di Sungai Kahayan, Kabupaten Pulang Pisau pada Rabu (24/01/2024) akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pada Jumat (26/01/2024) pukul 08:15 WIB dan langsung dievakuasi ke rumah duka. Korban ditemukan mengapung sejauh 15 km dari titik tenggelam korban.

Bacaan Lainnya

Mahdi selaku koordinator lapangan Basarnas mengatakan “Korban ditemukan cukup jauh dari titik jatuh korban, dan selanjutnya korban kami evakuasi dengan perahu karet menuju ke rumah duka,” katanya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangkaraya AA. Alit Supartana mengatakan Dengan telah ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. “Kami sangat mengapresisasi kerja keras Tim SAR gabungan dalam pelaksanaan Operasi SAR sehingga korban dapat ditemukan,” tutup Alit.

Seperti diketahui seorang pelajar SMA di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah dikabarkan hilang saat berenang di Sungai Kahayan kawasan Desa Pangkoh Hilir, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga :  CATAT!!! Kotim Masih Terapkan PPKM Level 3

Korban bernama Dimas Saputra (17) ini diketahui merupakan pelajar kelas 3 di SMA 1 Pandih Batu.

Informasi dihimpun saat itu korban mengalami kram di kaki saat berenang dengan teman-temannya. Korban sempat berteriak meminta tolong. Namun nahas, korban tak terjangkau saat temannya mencoba menolongnya.

Kepala Kantor Basarnas Palangka Raya AA. Alit Supartana mengatakan bahwa pihaknya mengirim satu SRU (Search and Rescue Unit) dengan peralatan yang lengkap menuju ke lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian.

“Kamis (25/01/2024) merupakan hari kedua pencarian. Tim SAR Gabungan masih mengupayakan pencarian terhadap korban tenggelam,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa laporan dari Koordinator Lapangan Basarnas, pencarian difokuskan di sekitar dermaga Pangkoh sesuai dengan titik tenggelamnya korban dan apabila memungkinkan akan dilakukan penyelaman pada titik tersebut.

“Selain Basarnas Palangka Raya, kita juga melibatkan Satpolair Pulang Pisau, Polsek Pangkoh, Bhabinsa Pangkoh, BPBD Pulang Pisau dan Masyarakat setempat. Hingga berita ini diterbitkan Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian,” pungkasnya. (daq/sla)



Pos terkait