Uap di Aula Joglo, 35,7 Kg Sabu dan 15 Ribu Inex Bernilai Rp 60 Miliar Dimusnahkan

narkoba lamandau
Puluhan kilogram paket berisi sabu dan belasan ribu butir pil Inex saat dirilis di Polres Lamandau, sebelum dimusnahkan, Rabu (25/2). Diduga kuat barang haram ini dari kartel Internasional.

Ciri itu disebut mirip dengan tangkapan besar di Kalimantan Selatan yang dikaitkan dengan jaringan Fredy Pratama—gembong narkoba yang hingga kini masih buron dan masuk daftar pencarian Interpol.

“Memang mirip dengan hasil tangkapan di Kalsel kemarin. Dari pemetaan, jaringan ini diduga berasal dari Malaysia masuk lewat perbatasan Kalbar, lalu menyebar ke Kalteng, Kalsel, hingga Kaltim,” ungkap Kapolres.

Bacaan Lainnya

Nama Fredy Pratama sendiri kerap disebut sebagai pengendali peredaran narkoba lintas negara. Berdasarkan sejumlah laporan, ia disebut mengendalikan jaringan dari Thailand dan memiliki jejaring di sedikitnya 14 provinsi di Indonesia. Perputaran uangnya disebut-sebut mencapai puluhan triliun rupiah.

Meski belum memastikan keterkaitan langsung dengan jaringan tersebut, kemiripan pola dan jumlah barang bukti membuat aparat meningkatkan kewaspadaan.

Direbus Hingga Musnah

Sebelum dimusnahkan, barang bukti telah melalui proses penyidikan dan mendapatkan penetapan status sitaan dari Kejaksaan Negeri Lamandau. Sebagian disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian di persidangan. Sisanya dimusnahkan.

Satu per satu paket sabu dibuka, dituangkan ke air mendidih, lalu dicampur cairan pembersih lantai. Begitu pula ribuan butir inex yang dihancurkan sebelum dibuang ke saluran pembuangan. Tak ada yang tersisa selain sisa larutan keruh.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan sejumlah pasal terkait lainnya. Ancaman hukumannya tak ringan: pidana penjara maksimal 20 tahun, bahkan hukuman mati, serta denda hingga Rp 10 miliar.

Di balik kepulan uap di aula Joglo itu, terselip pesan tegas. Bahwa jalur darat Kalimantan tak akan dibiarkan menjadi koridor empuk peredaran narkotika. Perang melawan barang haram itu, setidaknya untuk hari itu, dimenangkan. (mex)

Pos terkait