Vaksinasi Lansia di Lamandau Masih Jauh dari Target

Vaksinasi Lansia
JAUH DARI TARGET: Vaksinasi Covid-19 bagi para Lansia masih jauh dari target.(ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

NANGA BULIK– Vaksinasi Covid-19 secara massal digelar secara serentak di 126 titik yang tersebar di 14 Kabupaten dan 1 Kota di Kalimantan Tengah, termasuk di Puskesmas Bulik, Sabtu (22/5) kemarin.

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 massal kepada lansia ini diselenggarakan dari tanggal 22-23 Mei 2021. Diketahui target vaksinasi massal kali ini berjumlah 19.294 yang terdiri dari 12.747 lansia, 6.507 masyarakat umum dan 40 untuk Polisi yang terbagi di 14 Kabupaten 1 Kota di Kalteng.

Bacaan Lainnya

Sementara itu pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 massal bagi Lansia di Kabupaten Lamandau diselenggarakan di Puskesmas Bulik dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Kadinkes Lamandau dan Kepala Puskesmas Bulik.

Kegiatan ini dipantau secara virtual oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Kapolda Kalteng, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah.

Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo dalam laporannya mengatakan bahwa Kabupaten Lamandau menggelar Vaksinasi Covid-19 massal bagi lansia di 11 titik di Kabupaten Lamandau dengan target peserta vaksin 500 orang.

Baca Juga :  Tidak Ada Ruang untuk Anarkisme

“Dengan dilaksanakannya vaksinasi Covid-19 massal secara serentak di 14 Kabupaten dan 1 Kota ini diharapkan dapat menekan penyebaran Virus Covid-19 di Kalimantan Tengah,” ujar Kapolres.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan, Rosmawati mengungkapkan bahwa untuk mencapai sasaran pada vaksinasi massal lansia ini pihaknya melibatkan seluruh nakes yang ada di 90 desa di Kabupaten Lamandau. Tiap desa minimal ada lima lansia yang bisa divaksin di Puskesmas terdekat.

“Sebanyak 11 Puskesmas Kabupaten Lamandau siap melayani vaksinasi untuk Lansia dan pelayan publik,” beber Rosmawati.

Ia berharap dari target sasaran 6400 lansia di Kabupaten Lamandau, bisa tercapai minimal 70 persennya divaksin. Karena saat ini baru tercapai 13,8 persen (869 orang) yang sudah mendapat dosis 1 dan baru 4,44 persen (284 orang) yang mendapat dosis kedua.(mex/sla)



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *