Waspada!!! Jalur Trans Kalteng-Kalbar Rawan Longsor

longsor 1
LONGSOR: Laporan longsor terjadi di Desa Hulu Jejabo, Kecamatan Delang masuk pada Rabu (12/10) siang. Diperkirakan longsor terjadi pada pagi hari dan telah menghambat arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan lintas Kalteng - Kalbar. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

NANGA BULIK, radarsampit.com – Hujan deras di wilayah hulu Kabupaten Lamandau tidak hanya menyebabkan banjir, tapi juga tanah longsor. Daerah rawan longsor adalah di area perbukitan seperti di perbatasan Kalteng- Kalbar.

Laporan longsor terjadi di Desa Hulu Jejabo, Kecamatan Delang masuk pada Rabu (12/10) siang. Diperkirakan longsor terjadi pada pagi hari dan telah menghambat arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan lintas Kalteng – Kalbar.

“Hujan dengan intensitas tinggi dalam minggu ini mengakibatkan tanah longsor yang menimbun Jalan Trans Kalimantan Kalteng – Kalbar di wilayah Desa Hulu Jejabo, Kecamatan Delang. LOngsor terjadi di titik kurang lebih  300 meter sebelum Gerbang Perbatasan Kalteng – Kalbar,” tutur Camat Delang, Aacg Yudah.

Material longsor berupa tanah, batu, dan pohon menutupi seluruh badan jalan dan sempat memutus arus lalulintas. Namun setelah mendapat laporan dan hasil koordinasi, langsung dilakukan penanganan secara swadaya oleh masyarakat dan pengguna jalan.

Pembersihan longsoran dilakukan secara manual menggunakan tuas dan alat seadanya, dengan membersihkan sebagian material yang menutup jalan agar bisa dilewati.

Baca Juga :  Penasihat Hukum Kades Kinipan Dinilai Tak Mampu Terjemahkan Dakwaan JPU

“Namun warga dan seluruh kendaraan yang akan melintas Kalteng-Kalbar diharapkan selalu berhati-hati. Apabila terjadi hujan, maka masih berpeluang terjadi longsoran susulan. Ini rawan ada batu besar dan pohon tumbang pada titik tersebut apabila hujan deras lagi,” tegasnya. (mex/sla)

 

 

 

Pos terkait