5 Tahun Menikah Belum Dikaruniai Momongan, Ternyata Ini Jadi Penyebabnya

suami istri
Ilustrasi Radar Surabaya

Perceraian sekarang ini bukan melulu karena persoalan ekonomi atau hadirnya orang ketiga. Soal bau badan pun ternyata bisa membuat rumah tangga buyar di tengah jalan.

Karin, 35, dinikahi Donwori, 35, sudah hampir lima tahun. Mereka tidak ujug-ujug menikah, tapi melalui proses pacaran yang tak sebentar.

Bacaan Lainnya

“Saya pacaran dengan Mas Wori sekitar tiga tahun. Sampai akhirnya kita putuskan untuk menikah,” kata Karin mengawali ceritanya ke Radar Surabaya di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya akhir pekan lalu.

Lima tahun usia pernikahan, mereka belum dikarunia momongan. Tapi, bukan karena momongan ini keduanya akhirnya bercerai.

Juga bukan karena gaji Donwori kecil atau perselingkuhan Karin. Karin menggugat cerai Donwori karena bau badan. “Ya saya menggugat cerai karena bau badan. Kaget kan?” lanjut Karin.

Kata Karin, persoalan bau badan ini kesannya sepele. Tapi diakuinya, bau badan Donwori sudah tidak bisa ditoleransi lagi. “Kalau nggak keterlaluan, saya nggak mungkin menggugat Mas Wori,” sambungnya.

Baca Juga :  Kotim Siap Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Karin tak berceraita secara detail, kenapa bau badan Donwori setahun terakhir ini menjadi sangat bau. Saking baunya sampai membuat Karin uring-uringan.

“Mas Wori sekarang itu gaya hidupnya kacau balau. Mulai makanan yang aneh-aneh hingga yang haram-haram, dimakan semua. Ya jelas saja bau badannya jadi jorok parah,” ungkapnya.

Kata Karin, bau badan Donwori sudah membuatnya ilfil. Termasuk ilfil untuk urusan memenuhi kewajiban di atas kasur.

“Karena saya emoh-emoh melayani, Mas Wori ngamuk. Ujung-ujungnya KDRT,” sambungnya.

Sempat merasa bersalah, kadang Karin kuat-kuatkan dengan bau tubuh suaminya.

Namun yang sering terjadi, Karin secara spontan memilih untuk menghindari. Ya dengan berbagai alasan agar terhindar dari bau yang disebut Karin sudah di level busuk.

Kondisi itu, semakin diperparah lagi dengan kebiasaan jorok Donwori. Karin menyampaikan, suaminya orangnya pemalas.

Tahu bau badannya tidak enak, ia tidak ada upaya untuk berobat. Donwori juga abai tentang menjaga kebersihan. “Sehari mandi sekali, itu sudah bagus,” sebut Karin.



Pos terkait