Beberapa Langkah Keluar Mobil, ASN Katingan Meninggal di Halaman Masjid

ASN MENINGGAL
MENINGGAL DUNIA: Jenazah BO (50) yang meninggal dunia secara mendadak di Jalan Putri Junjung Buih, halaman Masjid Baiturrahman, Palangka Raya, Sabtu (8/6/2024). (Istimewa)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Kematian mendadak menimpa pria besinial BO (45). PNS di salah satu dinas di Kabupaten Katingan itu tak bernyawa setelah beberapa langkah keluar dari mobilnya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Putri Junjung Buih, halaman Masjid Baiturrahman, Sabtu (8/6/2024) malam.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Pahandut Kompol Volvy Apriana mengatakan, almarhum ditemukan tak bernyawa dengan posisi badan tertelungkup. Tidak ada tanda mencurigakan di tubuh korban.

Pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan olah TKP, serta melaksanakan pengumpulan bahan keterangan dari saksi yang melihat dan menemukan korban meninggal. Jasad korban dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus dan dilakukan Visum et Repertum untuk mengetahui penyebab kematiannya.

”Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Kemungkinan korban terkena serangan jantung atau tekanan darah tinggi. Kami turut berduka cita atas musibah tersebut,” kata Volvy.

Kerabat korban Dadi, mengatakan, korban sebelumnya berniat menjemput orang tuanya yang mengikuti ibadah duka di sekitar lokasi. Korban jarang mengeluh atau cerita mengenai penyakit tertentu. Namun, sekitar setahun lalu, korban sempat mengaku sering sakit dada.

Baca Juga :  Petani Sebut Perkebunan Biang Hancurnya Jalan, Hanya Diberi Janji Manis Perbaikan

Daniel (50), warga yang menyaksikan detik-detik korban meninggal mengatakan, korban keluar dari mobil. Namun, tak lama jatuh di depan jembatan beton masjid dengan posisi tengkurap.

”Saat itu hendak menuju ke arah parkiran mobilnya di halaman Masjid Baiturrahman. Korban langsung terjatuh dengan posisi tertelungkup. Kejadinya cepat. Saat kami cek denyut nadi dan napasnya sudah tidak ada lagi. Saya langsung berlari ke tempat ibadah duka dan bersama beberapa jemaat melihat kondisi korban dan memang sudah meninggal. Kami kemudian melapor polisi,” katanya. (daq/ign)



Pos terkait