Korban Pencurian Mobil di Pangkalan Bun Gelar Sayembara Berhadiah Rp20 Juta

sayembara
SAYEMBARA: Poster foto sayembara dengan wajah pelaku pencurian mobil milik Budi Mulya Saputra, warga Tanah Bumbu, Kalsel yang disebar di media sosial. (Istimewa)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Warga Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membuka sayembara yang terbuka untuk umum.

Sayembara berhadiah Rp20 juta itu diperuntukkan bagi siapa saja yang berhasil menangkap pencuri mobil miliknya.

Bacaan Lainnya

Budy Mulya Saputra, korban pencurian mobil jenis Honda Brio itu membagikan poster sayembara ke sejumlah platform media sosial di Pangkalan Bun.

Siapa pun yang mengetahui keberadaan pelaku, dibuktikan dengan foto, lokasi keberadaan, dan koordinat, akan diberikan imbalan sebesar Rp20 juta. Dia juga menyertakan nomor kontak WhatsApp untuk dihubungi, yakni 081240452727.

Pemuda berinisial IH alias MR (27) yang tengah diburu diduga membawa kabur mobil Honda Brio hitam. Peristiwa ini terjadi di Bengkel Garasi Bintang, Jalan Malijo, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, pada 24 Januari lalu, sekitar pukul 04.00 WIB.

Aksi pelaku melarikan mobil bernopol H 1281 CG tersebut sempat terekam kamera CCTV di bagian depan bengkel. Diketahui pelaku merupakan penjaga dan sudah bekerja di bengkel selama setahun terakhir. Akibat penggelapan itu, Budy merugi ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Kemenag Kotim Tunggu Keputusan Kenaikan Biaya Haji 2023

Budy menuturkan, selain mobil, pelaku juga membawa empat velg Fortuner. ”Kejadian ini sudah kami laporkan kepada pihak kepolisian. Semoga pelaku cepat ditangkap,” katanya.

Budy tak menyangka pelaku nekat membawa kabur mobil. Pasalnya, antara dirinya dan pelaku sempat bermain catur bersama sesaat sebelum kejadian. Belum diketahui motif pelaku membawa mobil tersebut.

”Semua mobil di bengkel dia (pelaku) semua yang pegang. Hilangnya baru ketahuan sekitar jam delapan pagi. Ketika saya mengecek ke belakang, mobil sudah tak ada. Setelah itu langsung cek CCTV, ternyata mobil keluar jam empat subuh,” katanya.

Adapun ciri-ciri pelaku, perawakan kurus, putih, berkaca mata tebal dan berbicara agak terbata-bata. Pelaku memiliki 2 KTP, yakni KTP Kobar dan KTP asal Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

”Ngakunya orang Bandung. Semula sempat berpikir cuma minjam, tapi setelah ditelepon maupun chat tidak merespons. Handphone sudah tidak aktif,” katanya. (tyo/ign)



Pos terkait