Begini Respons Perkebunan Ketika Disalahkan soal Banjir

Banjir tidak hanya terjadi di wilayah Kalteng
Ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI) Kotim Siswanto

Guna mengurangi dampak kerusakan lingkungan, kata Siswanto, perusahaan perkebunan kelapa sawit selama ini juga telah melaksanakan kaidah yang ramah lingkungan. Termasuk memenuhi standar pengelolaan sesuai dengan ISO (International Organization for Standardization) yang ditetapkan.

”Selalu ada evaluasi reguler agar tidak melenceng dari ketentuan, sehingga kami meminta sinergisitas terus ditingkatkan dan selalu siap bekerjasama dengan pemegang kebijakan di daerah untuk mencari jalan keluar penanganan maupun pencegahan dampak lingkungan,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Perusahaan sawit, lanjutnya, tentunya ada aturan yang jelas. Di sisi lain, saat ini banyak perkebunan mandiri dari masyarakat. Jumlahnya tidak sedikit, tentunya harus ada regulasi pengawasan yang tepat terhadap perkebunan masyarakat mandiri tersebut.

”Yah, semacam standarisasi seperti pada perusahaan sawit. Kalau kami, sudah pasti ada standarisasinya, mulai pembukaan lahan sampai produksi,” ucap Siswanto. (hgn/ign)

Baca Juga :  Kirim Rilis Lagi, Kemensos Tegaskan Beras Rusak Bisa Diganti

Pos terkait