Begini Upaya Pemkab Kotim Hindari Ancaman Krisis Lahan

pemkab kotim ajukan raperda
RAPERDA: Wakil Bupati Irawati menyerahkan draf Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kepada Ketua DPRD Rinie dalam rapat paripurna, Senin (8/8/2022). (ANTARA/NORJANI)

SAMPIT, RadarSampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengajukan Rancangan Peraturan Daerah  tentang Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan  Berkelanjutan. Hal itu untuk melindungi ancaman krisis lahan akibat semakin berkurangnya lahan pertanian dan pangan di Kotim.

”Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 25 UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, diperlukan pengaturan mengenai perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Senin (8/8) lalu.

Bacaan Lainnya

Irawati membacakan pidato Bupati Kotim Halikinnor terkait penyampaian Raperda tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kotim. Dia mengatakan, berdasarkan pembukaan UUD 1945, pengajuan peraturan itu sebagai upaya melindungi dan memajukan kesejahteraan umum yang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

Salah satu bentuk perlindungan tersebut, lanjutnya, terjaminnya hak atas pangan bagi seluruh masyarakat. Untuk itu, keberadaan lahan sangat penting dalam menyokong kedaulatan pangan, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan di wilayahnya maupun dijual ke luar.

Baca Juga :  Begini Upaya Pemkab Kotim Tangani Krisis Oksigen

Irawati menuturkan, bertambahnya jumlah penduduk serta perkembangan ekonomi dan industri, mengakibatkan terjadinya alih fungsi lahan pertanian pangan ke nonpertanian. Hal itu menjadi fenomena hampir di semua wilayah, termasuk di Kotim.

Kondisi tersebut, ujar Irawati, cukup ironis, karena luas lahan tidak dapat bertambah. Bagi sektor pertanian, lahan merupakan faktor produksi utama dan tak tergantikan.

Pos terkait