Cegah Terulangnya Tragedi Kue Ipau, BBPOM Uji 40 Sampel Takjil di Sampit 

BPOM
SAMPEL: Petugas sedang melakukan uji sampel takjil yang dijual di pasar-pasar Ramadan, Kamis (28/3/2024).

SAMPIT, radarsampit.com – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya melakukan uji sampel terhadap 40 sampel takjil di sejumlah pasar Ramadan yang ada di Kota Sampit.

Pengambilan sampel dilakukan di empat titik, yakni di Jalan Hasan Mansyur, Cristopel Mihing, Muchran Ali, dan Taman Kota Sampit, Rabu (27/3/2024).

Bacaan Lainnya

Staf BBPOM Palangka Raya, Doris Wahyu mengatakan, uji sampel  ini untuk memastikan bahwa takjil di pasar wadai (Pasar Ramadan) berkualitas, sehat, dan aman.Makanan yang sesuai standar BPOM adalah makanan yang tidak mengandung bahan-bahan berbahaya. Ada empat parameter yang diujikan, yakni boraks, formalin, methanil yellow, dan rhodamin B.

Dari empat titik pasar Ramadan, diambil 40 sampel takjil yang kemudian diuji oleh petugas melalui laboratorium keliling. Dari 40 sampel tersebut tidak ditemukan adanya bahan-bahan berbahaya.

“Hasilnya dari 40 sampel yang kita sampling dari empat titik itu,  memenuhi syarat tidak mengandung dari empat bahan tambahan yang berbahaya tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Akses Darat 17 Desa Rawan Putus, Kotim Tetapkan Siaga Darurat Banjir 

Mengantisipasi keracunan massal seperti tahun lalu, pihaknya selalu berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Hasilnya uji sampel akan diserahkan kepada dinkes dan dinas perindag.

Dirinya menuturkan, saat menerima laporan kejadian keracunan di Sampit tahun lalu, pihaknya langsung turun ke lapangan bersama satuan tugas (Satgas) Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan.

“Alhamdulillah tahun ini tidak ada laporan. Jadi kegiatan kami ini pengawasan rutin saja, tidak ada kasus khusus seperti tahun lalu,” imbuhnya.

Pihaknya berharap masyarakat semakin meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan. Di sisi lain BBPOM juga turut membantu dengan intensif melakukan pengawasan.

“Semoga berkesinambungan masyarakat yang sadar secara mandiri dan kami yang intensif pengawasan. Semoga aman, lancar, karena tidak hanya di pasar, semoga distribusi pangan kita aman sampai Lebaran. Tidak hanya di pasar wadai, distribusi pangan juga kami awasi,” tuturnya.

Kepada pedagang juga diharapkan menjual barang dagangan yang aman, yang terdaftar BPOM dan tidak merugikan masyarakat.



Pos terkait