SAMPIT, radarsampit.com – Tiket mudik gratis yang diberikan pemerintah pusat di Pelabuhan Sampit tak terangkut maksimal. Sebanyak 70 orang yang mendapatkan tiket tersebut batal berangkat tanpa konfirmasi yang jelas.
”Jumlah penumpang yang berangkat siang ini 1.416, tetapi ada 5 penumpang reguler dan 70 penumpang yang mendapatkan tiket mudik gratis batal berangkat tanpa konfirmasi balik. Ini sangat disayangkan. Mudah-mudahan mudik gratis ke depannya bisa dimanfaatkan maksimal bagi masyarakat kurang mampu,” kata Mohammad Hermawan, Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Senin (8/4).
Program mudik gratis diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memberikan kemudahan masyarakat melayani angkutan mudik Lebaran 1445 Hijriah dengan menyediakan kuota 500 penumpang.
Penumpang yang berkesempatan mendapatkan tiket mudik gratis dilayani menggunakan Kapal Motor (KM) Lawit milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang dijadwalkan berangkat pada 8 April 2024 pukul 14.00 WIB dari rute Pelabuhan Sampit – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
”Ini jadwal keberangkatan kapal terakhir H-2 Lebaran dengan total jumlah penumpang 1.416 penumpang,” katanya.
Terhitung H-15 (26 Maret 2024) hingga H-2 (8 April 2024) momen arus mudik Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah, KSOP Kelas III Sampit mendata sebanyak 9.900 penumpang yang bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang. Jumlah penumpang turun sebanyak 2.077 atau mengalami kenaikan 124 orang atau 6 persen dibandingkan tahun lalu.
”Keberangkatan arus mudik Lebaran tahun ini ada dua operator kapal dari PT DLU dan Pelni yang melayani 6 call tujuan Semarang dan 4 call tujuan Surabaya dengan total jumlah penumpang yang berangkat 9.900 orang atau mengalami kenaikan 448 orang atau 4,7 persen dibandingkan tahun lalu. Tidak begitu signifikan,” katanya.
Data ini sedikit mengalami perbedaan, pada 5 April 2024 (H-5 Lebaran) Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan KSOP Kelas III Sampit Gusti Muchlis sebagai Ketua Posko Terpadu Angkutan Lebaran menyampaikan jumlah penumpang arus mudik yang berangkat sebanyak 8.453 penumpang.
Kemudian, pada H-3 Lebaran tepatnya Minggu April 2024, PT Dharma Lautan Utama (DLU) melayani dua kali keberangkatan pukul 24.00 WIB menggunakan KM Kirana I tujuan Sampit-Semarang mengangkut 718 penumpang.
Di hari yang sama, jam yang berbeda, pukul 13.00 WIB dijadwalkan berangkat menggunakan KM Kirana III tujuan Sampit – Surabaya mengangkut penumpang sebanyak 768 penumpang sehingga total penumpang yang terangkut untuk dua call keberangkatan sebanyak 1.486 penumpang, ditambah akumulasi jumlah penumpang yang berangkat hingga 5 April lalu 8.453 sehingga total jumlah penumpang arus mudik yang berangkat dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Surabaya dan Semarang terhitung H-15 hingga H-2 (8 April 2024) sebanyak 11.355 penumpang.
Dalam pelaksanaan program mudik gratis di Pelabuhan Sampit juga dilepas secara seremoni oleb Bupati Kotim Halikinnor.
”Terima kasih kepada Kemenhub yang sudah menyediakan tiket mudik gratis untuk warga Kotim. Mudah-mudahan tahun depan, Pemkab bisa usulkan 2.000 mudik gratis ke kementerian dan mudah-mudahan tahun depan kita bisa menganggarkan dana APBD untuk menyediakan 500-1000 tiket mudik gratis untuk warga Kotim. Saya juga baru kepikiran, padahal sudah tidak ada pembatasan jumlah penumpang lagi,” ujar Halikinnor.
Halikinnor juga mendoakan kepada penumpang yang mudik Lebaran diberikan keselamatan dan sampai ke rumah tanpa kekurangan suatu apa pun.








