“Maka itu perlu kewaspadaan dan komitmen semua pihak mencegah bullying. Komitmen ini sejalan dengan pemerintah menjadikan Kota Palangkaraya t sebagai kota ramah anak,” tukas Vico.
Ia memaparkan, Disdik juga menekankan antisipasi kekerasan di sekolah yang harus ada kerjasama antara sekolah, masyarakat dan keluarga. Tiga pilar tersebut harus konsisten serta harus ada kerjasama yang baik dari sisi kemanusian dan toleransi.
“Peran guru juga sangat dibutuhkan mencegah kekerasan di sekolah. Guru menjadi fasilitator dan pendamping. cara guru mendekati tidak hanya ke murid, tetapi juga ke orangtua sehingga kerjasama sekolah dengan orangtua untuk mencegah kekerasan terjalin baik,” pungkas Vico.
Ditambahkannya, komitmen tersebut sesuai aturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) dalam Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan sebagai Merdeka Belajar. (daq/gus)